Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

95 Persen Terdaftar Jaminan BPJS Kesehatan, Target UHC di Pati Segera Terealisasi

Andre Faidhil Falah • Sabtu, 8 Juni 2024 | 03:42 WIB

 

PERIKSA: Warga Pati mengecek pendaftaran BPJS di RSUD RAA Soewondo belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)    
PERIKSA: Warga Pati mengecek pendaftaran BPJS di RSUD RAA Soewondo belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)  

KUDUS, RADARPATI.ID – Pemkab Pati berupaya mengimplementasikan universal health coverage (UHC).

Sudah ada 95 persen masyarakat yang terdaftar jaminan kesehatan.

UHC itu kecepatan dalam pelayanan kesehatan di semua fasilitas kesehatan (faskes).

Jadi ketika orang hendak berobat sampai dengan menerima obat hanya membutuhkan waktu satu jam saja.

Dengan adanya UHC, masyarakat tak perlu lagi kesulitan mengakses layanan kesehatan.

Di samping itu, masyarakat tak lagi menunggu 14 hari setelah mengaktifkan kartu BPJS kesehatan.

Hingga awal Mei 2024 kemarin, jumlah kepesertaan UHC di Kabupaten Pati mencapai 95 persen.

Sedangkan di Kabupaten Rembang mencapai 97,7 persen, dan Blora mencapai 95,3 persen.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pati Wahyu Giyanto menambahkan, sebelumnya pada akhir bulan April 2024, capaian kepesertaan JKN-KIS di Kota Mina Tani mencapai 92,26 persen. Tapi kini sudah 95 persen.

Dia berharap, di Juni 2024 mampu mencapai target UHC. Wahyu sangat meyakini sekali bahwa kali ini Bumi Mina Tani bisa meraih UHC.

Dengan capaian di atas 95 persen, kata Wahyu, hak jaminan kesehatan kepada masyarakat dapat terpenuhi.

Sebab sebagian besar layanan fasilitas kesehatan dan semua ekosistem JKN bisa tercover BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mengatakan, salah satu strategi yaitu memetakan kepesertaan JKN.

Terutama untuk masyarakat yang menerima bantuan iuran dari pemerintah.

”Jika bisa memetakan PBI pusat maupun daerah, maka yang tak berhak menerima bisa digantikan. Hal ini agar meningkatkan kepesertaan JKN. Jadi UHC Pati segera terwujud,” katanya. 

Di samping itu, Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial (Dinsos) Pati Tri Haryumi mengatakan, dirinya mendapatkan pekerjaan untuk bisa mengimplementasikan UHC segera.

Pihaknya yakin pertengahan tahun ini bisa terealisasi. 

”Saya mendapatkan perintah untuk menargetkan UCH ini pada pertengahan tahun ini. Paling tidak Juni-Juli ini,” paparnya. (adr/zem)

 

 

 

Editor : Abdul Rochim
#pati #uhc