PATI, RADARPATI.ID - Banjir dilaporkan menggenangi puluhan desa di berbagai kecamatan di Kota Mina Tani. Ada yang sudah surut ada pula yang banjirnya semakin meluas.
"Di Dukuh Pengging Desa Kasiyan sebelumnya hanya dua rumah sekarang 19 rumah terendam," terang Kepala Pelaksana Harian BPBD Pati Martinus Budi Prasetya.
Hal serupa terjadi di Dukuh Poncomulyo Desa Gadudero, sebelumnya dilaporkan hanya ada 2 rumah yang terendam sekarang sudah 50 rumah lebih yang terendam.
Banjir disebabkan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari ini yang menyebabkan hujan turun dengan intensitas tinggi.
Sejumlah kecamatan yang dilaporkan terdampak banjir adalah Kecamatan Gabus, Jakenan, Sukolilo, Kayen, Pati Kota, Batangan, Juwana, Tambakromo, dan Tayu.
Di Kecamatan Gabus banjir merendam Desa Tanjunganom, Banjarsari, Sunggingwarno, Babalan, Kosekan, Soko, Penanggungan, Gempolsari, dan Mintobasuki.
Di Kecamatan Kayen meliputi Desa Kayen, Trimulyo, Srikaton, dan Pasuruan.
Di Kecamatan Sukolilo meliputi Wotan, Baturejo, Kasiyan, dan Gadudero.
Di Kecamatan Juwana meliputi Kudukeras, Bumirejo, Kedungpancing, Jepuro, Tluwah, Sejomulyo, Doropayung, dan Bendar.
Di Kecamatan Jakenan meliputi Tondokerto, Sembaturagung, Bungasrejo, dan Karangrowo.
Di Kecamatan Tambakromo meliputi Angkatan Kidul, Angkatan Lor dan Karangawen.
Di Kecamatan Pati Kota, Desa Mustokoharjo. Di Kecamatan Batangan ada Ketitangwetan.
Di Kecamatan Tayu meliputi Tunggulsari. Sebelumnya ada Desa Tayu Wetan dan Margomulyo, namun hari ini sudah surut.
"Desa Tunggulsari masih 158 rumah terendam. Yang lain sudah surut saat ini," ungkap Camat Tayu Imam Rifai.
Banjir diperkirakan bakal semakin naik jika hujan terus mengguyur. Namun seharian ini (15/3) hujan reda mulai pagi hingga siang hari. Diharapkan banjir cepat surut. (aua/him)
Editor : Abdul Rochim