Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Rumah Terendam Banjir, Warga Pati Belum Mau Ngungsi

Achmad Ulil Albab • Senin, 11 Maret 2024 | 01:26 WIB

 

ASYIK: Anak-anak setelah pulang sekolah bermain di genangan air.
ASYIK: Anak-anak setelah pulang sekolah bermain di genangan air.

PATI, RADARPATI.ID – Hujan yang turun dengan intensitas tinggi membuat sejumlah desa di kawasan Pati Utara diterjang banjir.

Hal ini seperti yang terjadi di Kecamatan Dukuhseti dan Kecamatan Tayu.

Walaupun sebagian rumah warga tergenang air, mereka tak mau mengungsi.

Di Kecamatan Tayu banjir terjadi di Desa Tunggulsari, Margomulyo, dan Desa Keboromo.

Di Desa Tunggulsari ada beberapa rumah yang kemasukan air. Di Margomulyo air masuk halaman. Tetapi belum sampai ke dalam rumah.

”Kalau di Desa Keboromo sungainya itu yang meluap. Rata-rata ketinggian air sampai 30 sentimeter," ungkap Camat Tayu Imam Rifai kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Lebih lanjut Imam Rifai menyebut banjir yang terjadi ini diakibatkan sungai meluap.

"Curah hujan tinggi wilayah Pegunungan Muria utara disinyalir menjadi penyebab banjir menggenang di wilayahnya.

Curah hujan tinggi mulai Jumat (8/3) sampai dengan Sabtu (9/3) menyebabkan genangan air di sejumlah desa,” terang Camat Dukuhseti Agus Sunarko.

Selain menggenangi pemukiman warga, juga menggenangi lahan pertanian hingga tambak ikan.

Lebih lanjut Agus meminta pemerintah desa setempat dan para relawan melakukan pemantauan. Dan langkah yang diperlukan.

"Kami meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Mengingat hujan di Pegunungan Muria masih terjadi hingga kini dan banjir berpotensi meluas.

Kami juga meminta kepada Pj Bupati agar berkenan untuk dapat menurunkan tim relawan penanganan bencana alam, jika semakin tinggi airnya,” paparnya.

Untuk diketahui banjir di wilayah Kecamatan Dukuhseti bukan pertama kali ini terjadi. Sejak awal musim hujan.

Diduga banjir diperparah dengan kondisi lingkungan hutan yang kurang ideal. Hal ini membuat penyerapan air hujan tak maksimal dan air langsung menerjang wilayah di bawahnya. (aua/zen/ade)

Editor : Alfian Dani
#rumah terendam #banjir #warga pati #rumah terendam banjir #ngungsi