PATI, RADARPATI.ID – Kumpulan anak muda di Pati menggelar pasar gratsi akhir pekan lalu. Aksi mereka menyindir kepentingan pasangan calon (paslon) legislatif maupun presiden yang hendak bagi sembako.
Emak-emak terlihat berebut pakaian dan sembako di wilayah GOR Pesantenan Pati. kawula muda itu menggelar aksinya di sana.
Beberapa anak muda juga nampak berpuisi di sana. Semacam orasi yang dibalut dengan puisi.
“Intinya kalau caleg kan bagi sembako ada kepentingan. Kami ini tidak. Murni untuk membantu masyarakat,” terang pegiat muda, Denilo.
Pasar gratis itu menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat. Ada sembako, pakaian, makanan hingga sayuran-sayuran. Itu semua gratis.
”Di tengah panasnya kampanye para calon presiden beserta para partai pengusungnya, Pustaka Malam hadir untuk memberi tamparan keras bagi mereka semua yang kelihatan baik di depan rakyat demi kepentingannya sendiri,” tuturnya.
Para kontestan Pemilu dinilai hanya ingin meraup suara masyarakat saja. Sebab bagi mereka, berbagi tak harus menjadi caleg maupun capres.
”Jika caleg dan capres itu memberi sembako hanya untuk berebut kursi, terlihat munafik banget enggak sih? Nah kami di sini secara kolektif bisa menunjukkan bahwa memberi enggak harus nyaleg dulu," sindirnya.
Pustaka malam akan mengadakan aksi serupa secara rutin. Hal ini bertujuan menjadi pengingat dan bukti bahwa mereka tak tinggal diam.
"Pasar gratis adalah pasar tanpa uang yang menyediakan berbagai kebutuhan hidup, seperti pakaian, makanan, bahan pokok, sembako, dan lain sebagainya. Aksi ini akan berlangsung sering. Kita akan hadir di setiap mimpi buruk para penguasa," imbuhnya.
Pasar gratis itu didapat dari berbagai donasi. Kata dia, yang penting tak tokoh politik.
“Dari donasi teman-teman kemudian dibelikan semabako untuk dibagikan ke warga. Yang ngasih donasi itu random,” pungkasnya. (adr/him/ade)