PATI, RADARPATI.ID — Sejumlah pihak mendorong agar dinas terkait bisa menggandeng pihak perusahaan-perusahaan di sekitar lokasi taman tersebut.
Ini untuk membantu perawatan secara berkala.
Hal ini karena sejumlah taman ruang terbuka hijau yang ada di Kabupaten Pati dinilai masih kurang dari segi perawatan.
Di Alun-alun Simpang 5 sendiri saat ini terlihat beberapa kerusakan kecil.
Seperti pohon-pohon yang mati, dan juga lantainya yang sedikit retak-retak.
"Dinas terkait perlu misalnya menggandeng perusahaan agar bisa membantu perawatan taman-taman yang menjadi ruang terbuka hijau. Agar terus terawat dengan baik,” ungkap Yuni salah seorang warga setempat yang sering berolahraga di alun-alun tersebut.
Karena, katanya, ia melihat ada beberapa ornamen-ornamen yang sudah rusak seperti di alun-alun (Simpang 5 ) itu. Lantainya juga ada yang sedikit pecah-pecah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati Tulus Budihardjo sudah memikirkan hal itu.
Pihaknya akan mengupayakan perawatan di ruang-ruang terbuka hijau dengan baik.
"Iya memang saya upayakan juga seperti itu (termasuk menggandeng perusahaan swasta untuk membantu perawatan taman)," papar Tulus.
Kabupaten Pati sendiri memiliki sejumlah taman antara lain Alun-Alun Simpang 5, Alun-Alun Jakenan, dan juga Taman Kalidoro.
Diharapkan adanya ruang-ruang terbuka hijau ini bisa menambah alternatif masyarakat sebagai ruang bersantai bersama keluarga. (aua/him/ade)
Editor : Alfian Dani