Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Persaingan di Dapil Panas di Pati Mulai Memanas !!!

Achmad Ulil Albab • Selasa, 2 Januari 2024 | 19:53 WIB

DEMOKRASI: Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin (tengah) bersama Wakil ketua II DPRD Kabupaten Pati Hardi (kanan) saat bertugas memimpin rapat paripurna belum lama ini.
DEMOKRASI: Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin (tengah) bersama Wakil ketua II DPRD Kabupaten Pati Hardi (kanan) saat bertugas memimpin rapat paripurna belum lama ini.
Wakil ketua II DPRD Kabupaten Pati Hardi (dua dari kanan) saat menghadiri acara rapat paripurna belum lama ini.

 

PATI, RADARPATI.ID  — Persaingan di daerah pilihan (Dapil) 5 terbilang wilayah yang cukup ketat dalam perebutan kursi DPRD Kabupaten Pati.

Di wilayah ini banyak caleg yang boleh terbilang "mapan". Hal ini karena pengaruh dan kekuatan politiknya.

Dapil 5 terdiri dari Kecamatan Gabus, Kayen, Tambakromo, dan Sukolilo. Dapil tersebut dinilai banyak orang sebagai dapil panas. Sebab diisi caleg-caleg dengan ketokohan yang kuat.

Untuk diketahui di dapil 5 ini ada Ketua DPRD Pati Ali Badrudin dari PDI Perjuangan, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati Bambang Susilo yang merupakan ketua DPC PKB Pati, dan juga Hardi ketua DPC Gerindra Pati yang juga merupakan wakil ketua II DPRD kabupaten Pati.

Selain itu ada nama mantan Ketua DPC PPP Suwito. Selain itu, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati Siti Maudluah dari Partai Demokrat yang memiliki jumlah perolehan suara by name terbanyak di Pati.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pati Hardi mengungkapkan pihaknya tetap percaya diri bisa mengambil dua kursi dari dapil ini.

Dapil ini meliputi Kecamatan Kayen, Tambakromo, Gabus, dan Sukolilo.

“Di dapil 5 kita menargetkan dapat 2 kursi. Secara keseluruhan kami menargetkan perolehan total 10 kursi dalam Pemilihan Umum Legislatif 2024," ungkap Hardi.

Kita, lanjut dia, hanya berencana dan menargetkan, insyaallah nanti bisa. 

Pada Pemilu 2019, di dapil 5 Partai Gerindra memperoleh 2 kursi, yang diduduki oleh Hardi dan juga Astori. Di dapil ini hampir rata-rata partai memiliki 2 kursi.

Di antaranya adalah PDI Perjuangan memiliki 3 kursi, Demokrat 2 kursi, Gerindra 2 kursi. Sedangkan masing-masing satu kursi diperoleh oleh PPP, PKB, Hanura, dan Nasdem.

Di dapil ini ada 11 alokasi kursi DPRD Pati.

Meskipun terbilang persaingannya ketat dan berat, karena dapilnya sejumlah ketua partai, Hardi menyebut itu merupakan hal yang biasa.

Menurutnya para caleg  sudah memiliki basis dan strategi tersendiri dalam menggaet suara dari masyarakat. Termasuk di caleg di partainya.

“Itu sudah biasa. Mereka sudah punya basis sendiri-sendiri. Ya basis massa itu bisa petani, pedagang dan lainnya. Yang penting saat ini itu pendekatan ke masyarakat. Kalau soal strategi secara spesifik itu rahasia perusahaan,” lanjut Hardi.

Selain itu, kata Hardi, masyarakat juga bisa menilai, program-program yang sudah diberikan kader kami kepada mereka. Gerindra juga menyuarakan jika Gerindra menang, kartu tani hilang, pupuk gampang.

Yang sedang dirasakan masyarakat petani kan banyak yang kesulitan pupuk karena ada kartu tani ini.

Selain kampanye untuk diri sendiri, ucapnya, pihaknya juga menekankan kepada para caleg untuk berkampanye kemenangan Prabowo-Gibran satu putaran.

Sementara itu Ketua DPC PDI Perjuangan Ali Badrudin mengaku tetap fokus untuk memenangkan pemilu 2024 nanti, dengan strategi yang sudah disiapkan.

"Kita fokus saja menggaet suara dari masyarakat. Kita (khususnya caleg petahana) tentu sudah bekerja sebaik-baiknya untuk masyarakat, biar masyarakat yang menilai," ungkap Ali.

Untuk diketahui PDI Perjuangan sendiri merupakan partai pemenang pemilu legislatif di Kabupaten Pati dengan memperoleh 10 kursi di DPRD Kabupaten Pati.

Di dapil 5 ini ada 3 kader partai berlambangkan banteng moncong putih yang duduk di kursi DPRD Pati. (aua/him)

 

Editor : Abdul Rochim
#pati #politik