RADARPATI.JAWAPOS.COM - IBK Altos mengawali kiprahnya di KOVO Cup 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Menghadapi klub debutan SOOP SOOPers di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, Minggu (11/10/2026), IBK Altos menang tiga set langsung dengan skor 25-21, 25-16, dan 25-19.
Hasil tersebut menjadi modal positif bagi tim yang diperkuat Lee So-young untuk melanjutkan persaingan di turnamen pramusim voli putri Korea Selatan. IBK Altos tampil lebih solid dalam membangun serangan dan menjaga keunggulan sepanjang pertandingan.
Baca Juga: KOVO Cup 2026 Makin Populer di Korea, Efek Megawati Hangestri Kembali!
IBK Altos Dominan Sejak Set Pertama
Viktoriia Danchak, pemain asal Ukraina, menjadi salah satu tumpuan serangan IBK Altos pada pertandingan tersebut. Timnya juga melakukan penyesuaian posisi dengan menempatkan Choi Jong-min yang biasanya bermain sebagai middle blocker di posisi opposite.
Sementara itu, SOOP SOOPers tidak menurunkan opposite asal Amerika Serikat, Audriana Fitzmorris. Mereka tetap mengandalkan Yizhi Xue, pemain China yang mengisi posisi middle blocker.
IBK Altos berhasil merebut set pertama dengan skor 25-21. Memasuki set kedua, permainan mereka semakin efektif hingga mampu memperlebar keunggulan melalui kemenangan 25-16.
Miwako Osanai, pemain Jepang yang menjalani penampilan perdananya bersama IBK Altos, masih perlu meningkatkan kualitas penerimaan bola atau receive.
Meski begitu, kontribusi pemain lain membuat IBK Altos tetap mampu mengendalikan permainanBaca Juga: PREDIKSI KOVO Cup 2026: GS Caltex vs Hi-Pass, Laga Pembuka Grup B
SOOP SOOPers Gagal Memaksakan Set Keempat
SOOP SOOPers berusaha bangkit pada set ketiga dengan memanfaatkan sejumlah kesalahan lawan. Namun, IBK Altos mampu memperbaiki permainan dan menyamakan kedudukan menjadi 14-14.
Setelah kembali menemukan ritme, IBK Altos berhasil mengambil alih kendali dan menutup set ketiga dengan skor 25-19. Kemenangan tersebut memastikan mereka mengamankan pertandingan dengan skor akhir 3-0.
Hasil ini menjadi awal positif bagi IBK Altos di KOVO Cup 2026. Mereka menunjukkan koordinasi serangan yang efektif sekaligus kemampuan menjaga momentum saat lawan mencoba memberikan perlawanan.
Sebaliknya, SOOP SOOPers masih perlu membenahi koordinasi dan konsistensi permainan setelah menjalani pertandingan debutnya. Kedua tim kini memiliki bahan evaluasi untuk menghadapi laga berikutnya dalam turnamen tersebut. (*)
Editor : Zakarias Fariury