RADARPATI.JAWAPOS.COM - Ambisi Hyundai E&C Hillstate untuk kembali merajai kompetisi bola voli putri Korea Selatan menjadi tantangan besar bagi Kang Sung-hyung pada musim V-League 2026/2027.
Memasuki musim keenam bersama klub asal Suwon tersebut, Kang membidik gelar juara liga keempat atau yang dikenal sebagai V4.
Untuk merealisasikan target itu, Hyundai melakukan sejumlah pembenahan skuad, termasuk mendatangkan mantan andalan serangan Red Sparks, Megawati Hangestri Pertiwi.
Baca Juga: Tanpa Megawati! Red Sparks Dihajar Pink Spiders 3-1 di KOVO Cup 2026
Kehadiran pemain asal Indonesia tersebut diharapkan mampu menambah daya gedor tim sekaligus memperbesar peluang Hyundai bersaing di papan atas.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi klub, @hdecvolleyballteam, Hyundai Hillstate turut membagikan perjalanan panjang Kang Sung-hyung hingga menjadi salah satu pelatih penting dalam kompetisi voli Korea Selatan.
Perjalanan Panjang Kang Sung-hyung di Dunia Voli
Kang Sung-hyung lahir di Muan-gun, Jeonnam, pada 1970. Sebelum menapaki karier profesional, ia menempuh pendidikan di Hanyang University. Perjalanan sebagai pemain profesional dimulainya pada 1992 bersama Hyundai Motor Service, klub yang kini dikenal sebagai Hyundai Capital.
Selama aktif bermain hingga 2003, Kang dikenal sebagai pemain dengan kemampuan menyeluruh. Ia tidak hanya memiliki keunggulan dalam membaca arah permainan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam fase menyerang maupun bertahan.
Baca Juga: PREDIKSI KOVO Cup 2026: GS Caltex vs Hi-Pass, Laga Pembuka Grup B
Kemampuannya tersebut turut mengantarkan Kang meraih sejumlah penghargaan individu. Ia pernah menyabet gelar Rookie of the Year dan Most Valuable Player (MVP), serta beberapa kali masuk dalam daftar Best 6.
Pengalaman selama lebih dari satu dekade sebagai pemain kemudian menjadi modal penting ketika Kang beralih ke dunia kepelatihan.
Kariernya di bidang tersebut dimulai pada 2003 dan terus berkembang hingga 2015. Setelah mengumpulkan pengalaman melatih di berbagai level, Kang kemudian menangani tim putra dan terlibat dalam lingkungan tim nasional.
Pada 2019, ia mendapat kepercayaan untuk memimpin tim nasional putri Korea Selatan. Tugas tersebut semakin memperkuat reputasinya sebagai pelatih yang mengutamakan organisasi pertahanan, kedisiplinan, serta keteraturan permainan.
Dua Gelar Turnamen dan Target Juara Liga
Kang kemudian dipercaya menukangi Hyundai E&C Hillstate. Sejak periode 2021–2022 hingga kini, ia berperan dalam membawa klub tersebut meraih dua gelar turnamen, dua kali menempati posisi teratas pada fase liga reguler, serta empat kali menembus babak postseason.
Catatan tersebut menjadi modal bagi Kang untuk kembali mengejar prestasi lebih tinggi pada musim 2026/2027. Namun, persaingan di V-League menuntut Hyundai memiliki skuad yang bukan hanya bertabur pemain berkualitas, melainkan juga mampu menjaga konsistensi sepanjang kompetisi.
Salah satu langkah yang ditempuh klub adalah mendatangkan Megawati Hangestri Pertiwi. Pemain yang sebelumnya menjadi mesin poin Red Sparks selama dua musim itu diharapkan memberikan dimensi baru bagi lini serang Hyundai.
Selain Megawati, Hyundai juga merekrut pemain muda asal Amerika Serikat, Jordan Wilson. Kehadirannya menambah pilihan bagi Kang untuk merancang strategi permainan dan memperkuat daya saing tim.
Hyundai juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman, termasuk mereka yang pernah membela tim nasional Korea Selatan. Komposisi tersebut memberikan Kang banyak opsi, tetapi sekaligus menghadirkan pekerjaan rumah untuk membangun kerja sama yang solid di antara para pemain.
KOVO Cup 2026 Jadi Ujian Awal Megawati
Kesempatan pertama untuk melihat perkembangan Hyundai di bawah arahan Kang pada musim ini hadir melalui Yeosu-NH Nonghyup Cup 2026.
Hyundai dijadwalkan menghadapi GS Caltex pada 14 Oktober 2026, sebelum berjumpa Kixx dua hari kemudian, tepatnya 16 Oktober 2026. Dua pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi tim untuk menguji kesiapan skuad sekaligus mematangkan kombinasi permainan menjelang persaingan V-League.
Bagi Megawati, turnamen itu juga menjadi panggung penting untuk memperlihatkan proses adaptasinya dengan rekan-rekan baru. Performa pemain berjuluk Megatron tersebut akan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian, terutama dalam melihat bagaimana kemampuannya dimaksimalkan oleh Kang.
Meski demikian, target utama Hyundai tetaplah kompetisi liga. Kang perlu memastikan seluruh pemain mampu menjalankan instruksinya, menjaga disiplin pertahanan, dan tampil konsisten ketika menghadapi lawan-lawan kuat.
Dengan pengalaman panjang Kang sebagai pemain dan pelatih, ditambah kehadiran Megawati serta Jordan Wilson, Hyundai Hillstate memiliki sejumlah modal untuk mengejar ambisi V4. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa kombinasi tersebut dapat berkembang menjadi tim yang solid dan kompetitif sepanjang musim 2026/2027. (*)
Editor : Zakarias Fariury