Veda Ega Pratama Tembus Q2 Moto3 Mandalika 2026, Catat Waktu 1 Menit 38,040 Detik

Abdul Rochim • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:04 WIB
Veda Ega Pratama mengamankan tiket langsung ke Q2 Moto3 Mandalika 2026 setelah finis di posisi ke-12 pada sesi Practice di Sirkuit Mandalika. (Instagram/@veda_54)
Veda Ega Pratama mengamankan tiket langsung ke Q2 Moto3 Mandalika 2026 setelah finis di posisi ke-12 pada sesi Practice di Sirkuit Mandalika. (Instagram/@veda_54)

RADAR PATI – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mengamankan tiket langsung ke kualifikasi kedua (Q2) Moto3 GP Indonesia 2026.

Rider Honda Team Asia itu menempati posisi ke-12 pada sesi Practice di Pertamina Mandalika International Circuit, Jumat (9/10/2026).

Veda mencatatkan waktu terbaik 1 menit 38,040 detik. Hasil tersebut menempatkannya di antara 14 pembalap teratas yang berhak melaju langsung ke Q2 tanpa harus melewati kualifikasi pertama (Q1).

Baca Juga: Veda Ega Pratama Finis ke-13 di Moto3 Austria, Dua Kali Jalani Long Lap Penalty

Pencapaian ini menjadi modal penting bagi Veda yang menjalani balapan di hadapan publik sendiri.

Ia kini berpeluang memperbaiki posisi start sebelum menghadapi balapan utama pada putaran ke-17 Moto3 2026.

Meski berhasil menembus Q2, pembalap rookie tersebut mengakui masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi bersama timnya.

Veda Ega Alami Perkembangan saat Practice

Veda mengawali rangkaian Moto3 Mandalika 2026 dengan menempati posisi ke-10 pada sesi latihan bebas pertama atau FP1.

 Performa tersebut kemudian berlanjut pada sesi Practice meski ia sempat mengalami kesulitan pada pagi hari.

"Hari pertama ini berjalan positif, meskipun menurut saya masih ada ruang untuk perbaikan," ujar Veda dalam keterangan resminya, Jumat (9/10/2026).

Ia mengungkapkan, perubahan yang dilakukan selama latihan membantunya mendapatkan sensasi berkendara yang lebih baik.

Namun, beberapa persoalan teknis belum sepenuhnya terselesaikan.

“Saya sempat agak kesulitan di sesi pagi, namun saat sesi latihan saya berhasil membuat kemajuan dan merasakan sensasi berkendara yang lebih baik,” katanya.

"Kami belum sepenuhnya menyelesaikan semua masalah, tetapi kami melangkah ke arah yang tepat," lanjutnya.

Catatan waktu 1 menit 38,040 detik memastikan Veda finis di posisi ke-12 pada Practice.

Hasil tersebut cukup untuk mengantarkannya langsung ke Q2, sehingga ia dapat memusatkan perhatian pada persaingan memperebutkan posisi start terbaik.

Bidik Posisi Start Lebih Baik

Lolos langsung ke Q2 menjadi keuntungan bagi Veda dalam menghadapi persaingan di Mandalika.

Ia tidak perlu menghabiskan sesi kualifikasi awal untuk memperebutkan tempat di babak kedua.

Veda mengaku senang dengan pencapaian tersebut.

Ia juga menjadikan sesi kualifikasi sebagai kesempatan untuk memperbaiki posisi start yang belum selalu sesuai harapan dalam beberapa balapan terakhir.

"Saya senang bisa langsung lolos ke Q2, terutama karena sesi kualifikasi sangat penting bagi kami," ujarnya.

“Dalam beberapa balapan terakhir, saya tidak selalu berhasil mendapatkan posisi start yang saya inginkan; jadi, besok saya benar-benar ingin bekerja keras dan berusaha meraih posisi yang bagus untuk balapan.”

Bagi Veda, posisi start menjadi salah satu aspek penting yang perlu dimaksimalkan.

Karena itu, evaluasi data latihan bersama Honda Team Asia akan menjadi bagian dari persiapan menghadapi sesi berikutnya.

Tim perlu menemukan pengaturan motor yang sesuai agar Veda dapat mempertahankan konsistensi dan meningkatkan kecepatan di lintasan.

Dukungan Publik Indonesia Jadi Motivasi

Balapan di Mandalika memberikan motivasi tambahan bagi Veda.

Tampil di hadapan penggemar Indonesia menjadi kesempatan penting bagi pembalap muda tersebut untuk menunjukkan kemampuannya di panggung internasional.

"Tentu saja, balapan di kandang sendiri memberikan motivasi tambahan bagi saya," kata Veda.

“Saya sangat antusias menyambut hari esok dan ingin memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya di hadapan para penggemar Indonesia.”

Ia menegaskan masih akan bekerja bersama tim untuk mengevaluasi hasil latihan dan mencari peluang peningkatan performa.

"Kami akan menganalisis semuanya bersama tim, berusaha melakukan perbaikan lagi, dan memberikan yang terbaik demi meraih hasil seoptimal mungkin," lanjutnya.

Kelolosan ke Q2 menjadi langkah awal yang positif.

Namun, Veda tetap harus bersaing dengan pembalap lain untuk mendapatkan posisi start yang menguntungkan pada balapan Moto3 GP Indonesia 2026.

Zen Mitani Harus Memulai dari Q1

Hasil berbeda diraih rekan setim Veda di Honda Team Asia, Zen Mitani.

Pembalap asal Jepang itu mengakhiri sesi Practice di posisi ke-23 dengan catatan waktu 1 menit 38,675 detik.

Hasil tersebut membuat Mitani harus melalui Q1 untuk memperjuangkan tiket ke Q2.

Catatan waktu Mitani terpaut 0,635 detik dari Veda.

Perbedaan hasil itu menunjukkan tantangan yang dihadapi kedua pembalap dalam menemukan kecepatan terbaik di Sirkuit Mandalika.

Sementara itu, Veda kini memiliki kesempatan untuk memaksimalkan sesi Q2.

Perbaikan catatan waktu, konsistensi berkendara, dan ketepatan pengaturan motor akan menjadi faktor penting dalam upayanya meraih posisi start terbaik di kandang sendiri. (*)

Editor : Abdul Rochim
veda ega pratama Honda Team Asia Moto3 Mandalika 2026 hasil Practice Moto3 kualifikasi Moto3 GP Indonesia