RADARPATI.JAWAPOS.COM - Peluang pevoli nasional Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, untuk bertarung menghadapi mantan klubnya, Daejeon JungKwanJang Red Sparks, terbuka lebar pada babak semifinal KOVO Cup 2026.
Kendati demikian, potensi duel reuni tersebut sangat bergantung pada hasil akhir dan posisi kedua tim di fase penyisihan grup.
Baca Juga: Megawati Hangestri, Satu-satunya Opposite Asing Asal Asia di KOVO Cup 2026
Dalam turnamen pramusim ini, Suwon Hyundai E&C Hillstate yang diperkuat Megawati berada di Grup B bersama Korea Expressway Hi-Pass dan GS Caltex Seoul KIXX.
Sementara itu, Red Sparks bersaing di Grup A yang dihuni empat tim bersama Pink Spiders, IBK Altos, dan SOOP SOOPers.
Perbedaan jumlah kontestan membuat dinamika persaingan terbagi. Hyundai Hillstate di Grup B hanya melakoni dua laga penyisihan, sehingga margin kesalahan sangat tipis untuk melangkah ke empat besar.
Di sisi lain, Red Sparks harus melakoni tiga pertandingan untuk memperebutkan dua tiket teratas.
Merujuk regulasi babak semifinal pada 17 Oktober 2026, juara Grup A bakal menantang runner-up Grup B, sedangkan juara Grup B akan berhadapan dengan runner-up Grup A. Skema ini membuka dua skenario bentrokan Megawati kontra sang mantan:
Baca Juga: Tekad Kuat Megawati Hangestri jadi Bahan Bakar Utama Jelang KOVO Cup 2026
Skenario 1: Hyundai Hillstate menjuarai Grup B, sementara Red Sparks lolos sebagai runner-up Grup A.
Skenario 2: Red Sparks mengunci puncak Grup A, sedangkan Hyundai Hillstate melaju sebagai runner-up Grup B.
Jika kedua tim meraih posisi yang sejajar—sama-sama menjadi juara grup atau runner-up—duel tak akan terjadi di semifinal. Pertemuan baru bisa terwujud pada partai final 18 Oktober 2026 apabila keduanya berhasil menumbangkan lawan masing-masing di empat besar.
Perjuangan Hillstate di Grup B diawali dengan melawan Hi-Pass pada 14 Oktober 2026 dan GS Caltex pada 16 Oktober. Sebelum membayangkan babak semifinal, fokus utama Megawati adalah membawa tim barunya mengamankan tiket dua besar. (*)
Editor : Zakarias Fariury