RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pevoli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, mendapat peran vital bersama klub barunya, Suwon Hyundai Hillstate, menjelang bergulirnya Liga Voli Korea Selatan (V-League) musim 2026/2027.
Kedatangan Megawati bertepatan dengan perombakan besar-besaran skema serangan Hillstate usai pensiunnya sang legenda klub, Yang Hyo-jin.
Baca Juga: Alasan Kuat Peran Megawati di Hyundai Hillstate Makin Penting Jelang V-League
Keputusan Yang Hyo-jin untuk mengakhiri kariernya setelah 19 musim memperkuat Hyundai Hillstate membuat kekuatan tim di area tengah berkurang drastis.
Kondisi ini memaksa pelatih Kang Sung-hyung mengalihkan fokus serangan ke sektor sayap, dengan menjadikan Megawati sebagai mesin pencetak poin utama.
Pendekatan Baru dan Duet Sayap Mematikan
Pelatih Kang Sung-hyung menegaskan bahwa timnya harus beradaptasi cepat dengan hilangnya figur sentral di posisi middle blocker. Sebagai solusinya, Hyundai Hillstate memilih pendekatan permainan baru yang lebih mengandalkan lini serang di sisi lapangan.
“Situasi ini membuat kami harus menyiapkan pendekatan baru. Pemain di sisi lapangan akan mendapat porsi lebih besar dalam mencetak angka,” ujar Kang Sung-hyung.
Untuk menopang skema tersebut, Megawati yang diikat melalui kuota Asia akan mengisi posisi opposite. Berbekal pengalaman dua musim bermain di V-League bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Megawati diharapkan langsung menjadi pilar produktivitas tim.
Tak hanya Megawati, Hillstate juga mendatangkan outside hitter asal Amerika Serikat, Jordan Wilson. Kehadiran kombinasi Megawati dan Wilson memproyeksikan daya gempur sektor sayap yang bervariasi untuk membongkar pertahanan lawan.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Megawati Hangestri dan Hyundai Hillstate di V-League 2026/2027
Ujian Chemistry dengan Setter Anyar
Meski sudah terbiasa dengan atmosfer kompetisi Korea Selatan, tantangan terbesar Megawati di Hillstate adalah membangun chemistry dengan setter utama, Kim Da-in.
Setelah dua musim memoles ritme serangan bersama Yeum Hye-seon di Red Sparks, Megawati kini harus kembali menyesuaikan waktu (timing), kecepatan umpan, dan variasi serangan dengan karakter umpan Kim Da-in. Keberhasilan adaptasi ini menjadi kunci utama berjalannya taktik baru racikan Kang Sung-hyung.
Perubahan gaya main ini sekaligus menjadi acuan target baru Hyundai Hillstate yang berambisi bangkit usai gagal menembus partai final dalam dua musim terakhir.
Produktivitas Megawati di sektor sayap bakal menjadi pembuktian awal efektivitas wajah baru Hillstate pada panggung V-League 2026/2027. (*)
Editor : Zakarias Fariury