RADARPATI.JAWAPOS.COM - Tim sepak takraw kuadran putra Indonesia mengusung motivasi tinggi jelang laga final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Mizuho Park Gymnasium, Nagoya, Sabtu (3/10/2026).
Skuad Merah Putih berambisi menjadikan partai puncak ini sebagai ajang pembuktian untuk memberikan performa maksimal dan mempersembahkan medali emas bagi Indonesia.
Pelatih tim sepak takraw putra Indonesia, Abdul Gani, menegaskan bahwa seluruh pemain berada dalam kondisi siap tempur dan sangat antusias menyambut laga penentuan ini.
"Senang dan bangga, artinya ini adalah sesuatu yang kami tunggu-tunggu untuk mengangkat martabat bangsa dan negara kita, khususnya dari cabang sepak takraw. Karena ini event besar, makanya sepak takraw harus membuktikan," ujar Abdul Gani sebelum pertandingan.
Jumpa Tuan Rumah Jepang Usai Unggul di Fase Grup
Di laga pamungkas, Indonesia berhadapan dengan tim tuan rumah Jepang. Duel ini merupakan laga ulangan setelah kedua tim sempat saling bentrok di fase penyisihan Grup B.
Pada pertemuan sebelumnya, anak-anak asuh Abdul Gani sukses memetik kemenangan dan keluar sebagai juara grup, sedangkan Jepang melaju sebagai runner-up.
Meski mengantongi modal kemenangan di fase grup, Abdul Gani mewaspadai adanya perubahan taktik serta tekanan tinggi yang bakal dihadapi anak asuhnya, baik secara teknis maupun non-teknis.
Secara teknis, Jepang dinilai telah mengubah pola permainan saat menundukkan India di semifinal.
Sementara dari aspek non-teknis, dukungan penuh publik tuan rumah yang memadati tribun diprediksi bakal memberikan tekanan tersendiri. Namun, ia optimistis skuad Merah Putih mampu mengendalikan atmosfer pertandingan dengan baik.
"Kami harus membuktikan ke mereka bahwa sepak takraw Indonesia juga luar biasa, bisa masuk final dan semoga bisa meraih medali terbaik (emas) untuk bangsa dan negara," pungkasnya.
Asa Emas Perdana dari Sepak Takraw
Partai final ini menjadi kesempatan emas bagi tim sepak takraw Indonesia untuk menyumbangkan medali emas pertamanya di Asian Games 2026.
Sebelumnya, cabang olahraga sepak takraw telah mengamankan tiga medali perunggu untuk Kontingen Merah Putih, yang masing-masing lahir dari nomor tim regu putra, tim regu putri, serta nomor kuadran putri yang terhenti di babak semifinal usai diakui keunggulannya oleh Thailand pada Jumat (2/10/2026). (*)
Editor : Zakarias Fariury