RADARPATI.JAWAPOS.COM - Keberhasilan atlet panahan putri Nurisa Dian Ashrifah merengkuh medali emas pada nomor compound individu putri Asian Games 2026 tidak hanya menambah pundi-pundi medali Merah Putih, tetapi juga resmi mengukir sejarah baru bagi olahraga nasional.
Kemenangan dramatis Nurisa atas pemanah Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square, Aichi, Kamis (1/10/2026), menjadi medali emas pertama bagi Indonesia dari cabang olahraga panahan sepanjang sejarah keikutsertaan di ajang Asian Games.
Kemenangan dengan skor tipis 139-137 tersebut sekaligus memastikan Kontingen Indonesia sukses melampaui target resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Sebelum ajang bergulir, Menpora RI Erick Thohir mematok sasaran realistis sebanyak empat medali emas bagi Kontingen Garuda di pesta olahraga terakbar se-Asia ini.
Dengan tambahan emas dari Nurisa—yang menyusul raihan emas Desak Made Rita Kusuma Dewi dari cabang panjat tebing sehari sebelumnya—Indonesia kini resmi mengantongi 5 medali emas, 8 perak, dan 21 perunggu (total 34 medali).
Hingga Jumat (2/10/2026) pagi pukul 06.54 WIB, posisi Indonesia kokoh di peringkat ke-13 klasemen sementara, menempel ketat posisi Hong Kong dan Malaysia.
Berikut adalah pembedahan poin-poin krusial terkait rekor sejarah panahan, pencapaian target Menpora, dan analisis peta klasemen:
Torehan Sejarah Baru Cabor Panahan: Nurisa Dian Ashrifah memecahkan kebuntuan panjang cabang olahraga panahan Indonesia di panggung Asian Games.
Usai menumbangkan deretan pemanah unggulan asal Korea Selatan dan India di babak penyisihan, atlet muda ini mengunci gelar juara lewat performa tenang di partai puncak.
Melampaui Target Resmi Kemenpora: Kepastian emas kelima ini secara otomatis melewati estimasi target empat emas yang dipasang Menpora Erick Thohir.
Erick menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran pimpinan cabang olahraga, pelatih, dan para atlet yang mampu tampil melampaui ekspektasi publik.
Akselerasi Emas Tiga Hari Beruntun: Keberhasilan Nurisa melengkapi tren positif Kontingen Indonesia yang sukses mengamankan keping emas dalam tiga hari beruntun, diawali dari nomor ganda putra bulu tangkis, speed putri panjat tebing, hingga compound putri panahan.
Peta Persaingan Papan Tengah (Per 2 Oktober 2026 Pukul 06.54 WIB):
Indonesia (Posisi 13): Mengoleksi 5 emas, 8 perak, 21 perunggu (34 medali).
Persaingan Regional: Merah Putih hanya berselisih satu keping emas dari Malaysia di peringkat ke-11 (6 emas) serta kalah tipis dalam perolehan perak dari Hong Kong di peringkat ke-12 (5 emas, 14 perak).
Klasemen Sementara Asian Games 2026 (Top 10 & Indonesia):
China: 154 Emas | 71 Perak | 63 Perunggu (Total: 288)
Jepang: 59 Emas | 79 Perak | 79 Perunggu (Total: 217)
Korea Selatan: 30 Emas | 30 Perak | 53 Perunggu (Total: 113)
Uzbekistan: 16 Emas | 21 Perak | 19 Perunggu (Total: 56)
Iran: 12 Emas | 17 Perak | 13 Perunggu (Total: 42)
Thailand: 12 Emas | 11 Perak | 15 Perunggu (Total: 38)
Bahrain: 11 Emas | 5 Perak | 5 Perunggu (Total: 21)
India: 10 Emas | 22 Perak | 32 Perunggu (Total: 64)
Kazakhstan: 9 Emas | 19 Perak | 36 Perunggu (Total: 64)
Korea Utara: 7 Emas | 8 Perak | 9 Perunggu (Total: 24)
...
Indonesia: 5 Emas | 8 Perak | 21 Perunggu (Total: 34)
Capaian melampaui target ini menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi seluruh atlet Indonesia yang masih bertanding di berbagai babak semifinal dan final hari ini untuk terus mendongkrak posisi Merah Putih ke jajaran 10 besar Asia.
Editor : Zakarias Fariury