RADARPATI.JAWAPOS.COM - Kontingen Indonesia terus mengokohkan posisinya di papan tengah klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2026 hingga Kamis (1/10/2026) sore WIB.
Berdasarkan data pembaruan situs resmi kompetisi hingga pukul 15.30 WIB, Tim Merah Putih bertengger di peringkat ke-13, membuntut di bawah posisi Hong Kong dengan total raihan 34 medali (5 emas, 8 perak, dan 21 perunggu).
Kenaikan pundi-pundi medali Merah Putih disokong oleh capaian bersejarah atlet panahan Nurisa Dian Ashrifah yang sukses menyumbangkan emas kelima Indonesia dari nomor compound individu putri.
Bertanding tanpa beban, Nurisa berhasil mencatatkan rekor baru sekaligus menorehkan sejarah bagi cabang olahraga panahan Indonesia di panggung Asia.
Peluang Indonesia untuk mengerek posisi klasemen diprediksi kembali terbuka lebar menjelang malam nanti. Kran medali emas diperkirakan bakal bertambah lewat cabang olahraga andalan panjat tebing nomor speed putra yang menyisakan dua wakil tangguh di babak krusial.
Berikut adalah pembedahan analisis perolehan medali, peta persaingan kawasan, serta potensi emas tambahan Tim Indonesia per 1 Oktober 2026:
Peluang Tambahan Medali Malam Ini (Panjat Tebing)
Duo climber Indonesia, Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo, akan tampil di babak perempat final nomor speed putra mulai pukul 18.00 WIB. Keduanya diproyeksikan menjadi tumpuan utama untuk mengamankan medali emas berikutnya bagi Kontingen Indonesia.
Peta Klasemen Papan Atas & Regional:
China: Mengukuhkan dominasi di puncak klasemen dengan raihan fantastis 152 emas, 70 perak, dan 61 perunggu (total 283 medali).
Jepang: Menyusul kokoh di posisi kedua dengan 53 emas, 77 perak, dan 77 perunggu.
Thailand: Menjadi wakil ASEAN tersukses yang berhasil menembus jajaran 5 besar Asia dengan koleksi 12 emas, 10 perak, dan 15 perunggu.
Rincian Perolehan Medali Indonesia (34 Medali):
Emas (5): Disumbangkan oleh cabang olahraga Bulu Tangkis (2), Panahan (1), Panjat Tebing (1), dan Angkat Besi (1).
Perak (8): Tersebar di cabang Dayung, Esports, Menembak, Surfing, dan Teqball.
Perunggu (21): Didominasi oleh Wushu (5), Karate, Sepak Takraw, Cycling Mountain Bike, serta beberapa cabang olahraga beladiri dan konsistensi nomor individu lainnya.
Perjuangan Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo pada sesi malam nanti menjadi momentum krusial bagi Kontingen Indonesia untuk terus memangkas selisih medali dari Hong Kong sekaligus mengamankan target posisi di klasemen akhir Asian Games 2026. (*)
Editor : Zakarias Fariury