RADARPATI.JAWAPOS.COM - Kasus doping pertama pada ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, resmi terungkap ke publik.
Pebulu tangkis putri asal Thailand, Pitchamon Opatniputh, dilaporkan terbukti menggunakan zat terlarang furosemide dan telah dijatuhi sanksi skorsing sementara.
Berdasarkan keterangan resmi International Testing Agency (ITA) yang dilansir dari AFP, atlet berusia 19 tahun yang diproyeksikan sebagai bintang masa depan bulu tangkis Thailand tersebut mendapati hasil tes positif atas penggunaan zat diuretic tersebut.
Baca Juga: UPDATE! Klasemen Perolehan Medali Asian Games 2026
Hingga saat ini, belum ada penjelasan lebih rinci mengenai mekanisme penanganan kasus ini, serta belum ada konfirmasi resmi dari sang atlet maupun dari pihak kontingen Thailand.
Pitchamon sejatinya dijadwalkan turun memperkuat Thailand pada nomor beregu melawan China pada Selasa (22/9/2026).
Sepak Bola Putri: Tahan Imbang Korea Selatan, Laga Korea Utara Berlangsung Tensi Tinggi
Dari arena sepak bola putri, pertandingan sengit yang sarat tensi tinggi mempertemukan Korea Utara dan Korea Selatan.
Baca Juga: Indonesia Peringkat ke-13, Ini Perolehan Medali Asian Games 2026
Laga yang berlangsung di stadion berkapasitas 50.000 penonton tersebut disaksikan lebih dari 2.000 penonton dan berakhir dengan skor imbang 1-1.
Di tribun penonton, kelompok pendukung Korea Utara tampil mencolok dengan mengenakan kaus merah serta hiasan lukisan bendera negara di wajah mereka.
Korea Utara unggul lebih dulu pada babak pertama melalui eksekusi gol Chae Un Yong.
Memasuki babak kedua, Korea Selatan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang dilesakkan oleh Yun Su-jeong.
Usai peluit panjang dibunyikan, para pemain dari kedua tim hanya melakukan salam ala kadarnya tanpa terlibat interaksi langsung di lapangan. (*)
Editor : Zakarias Fariury