Turun 22 Kilogram? Berat Badan Megawati Hangestri Jadi Sorotan

Zakarias Fariury • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 16:40 WIB
Megawati Hangestri
Megawati Hangestri

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pevoli putri asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, kembali menjadi sorotan publik olahraga Korea Selatan.

Pemain yang berposisi sebagai opposite spiker tersebut dinilai berhasil membuktikan dedikasi serta profesionalismenya melalui transformasi fisik yang terukur demi meningkatkan daya saing di kasta tertinggi Liga Voli Korea Selatan (V-League) bersama Hyundai E&C Hillstate.

Baca Juga: Peta Kekuatan Lawan Megawati Hangestri dan Hillstate di KOVO Cup 2026

Media ternama Korea Selatan, tv1, secara khusus mengulas perubahan signifikan pada kondisi fisik atlet bertinggi badan 186 cm tersebut. Langkah disiplin yang dijalani Megawati membuahkan hasil nyata pada komposisi tubuh serta kelincahannya di lapangan, yang kini dinilai jauh lebih efisien dan adaptif terhadap skema permainan cepat.

Transformasi Fisik dan Parameter Atletik

Berdasarkan catatan statistik dari Woman Volleybox, perubahan bentuk tubuh Megawati terbilang sangat signifikan dalam kurun waktu kurat dari dua tahun:

Penurunan Berat Badan: Bobot tubuh Megawati yang semula tercatat sebesar 87 kg pada Januari 2023, kini menyusut drastis menjadi 65 kg. Penurunan beban tubuh hingga 22 kg ini berdampak langsung pada akselerasi pergerakan di area permainan.

Baca Juga: Megawati Hangestri Bidik Kemenangan Perdana, Ini Ujian Perdana Hyundai Hillstate

Jangkauan Spike: Meski bobot tubuhnya menyusut, daya ledak pukulan tidak berkurang. Megawati mencatatkan jangkauan pukulan (spike height) hingga setinggi 322 cm.

Jangkauan Block: Pada posisi bertahan, jangkauan bentangan tangannya saat melompat (block height) mencapai angka 315 cm, menjadikannya salah satu benteng pertahanan atas yang solid di depan net.

Dampak Positif pada Performa Lapangan

Perubahan bentuk fisik ini diakui Megawati memberikan efek domino yang positif terhadap mekanisme geraknya saat bertanding. Bobot yang lebih ideal tidak hanya meningkatkan stamina bertahan dalam laga berdurasi panjang, tetapi juga mengoptimalkan dorongan mekanis tubuh.

"Kemampuan fisik saya meningkat pesat. Kekuatan rotasi saat melakukan serangan kini jauh lebih kuat, dan dorongan kaki ketika melompat terasa lebih ringan serta efisien," ujar Megawati dalam keterangannya.

Para pengamat media Korea Selatan menilai bahwa keberhasilan transformasi ini tidak lepas dari program kepelatihan terstruktur dan fasilitas pendukung yang disediakan oleh Hyundai E&C Hillstate. Lingkungan latihan profesional yang intensif membantu Megawati menemukan mekanika tubuh yang paling efisien, sekaligus meminimalkan risiko cedera akibat beban sendi saat mendarat usai melakukan loncatan tinggi. (*)

Editor : Zakarias Fariury
Megawati Hangestri Hyundai Hillstate KOVO Cup 2026 v league voli Korea Selatan