RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pevoli putri asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, bakal bersiap menghadapi ujian berat pada laga debut resminya bersama klub baru, Hyundai E&C Hillstate, dalam turnamen KOVO Cup 2026.
Berdasarkan hasil pembagian grup, Hyundai Hillstate tergabung di Grup B bersama dua kekuatan besar Liga Voli Korea (V-League), yakni Korea Expressway Hi-Pass dan GS Caltex Seoul KIXX.
Baca Juga: Megawati Hangestri Bidik Kemenangan Perdana, Ini Ujian Perdana Hyundai Hillstate
Berbeda dengan Grup A yang diisi oleh empat kontestan, Grup B hanya dihuni oleh tiga tim. Format ini secara otomatis memperketat ruang gerak seluruh tim.
Dengan hanya tersedianya dua pertandingan di fase grup, Hyundai Hillstate dipastikan tidak memiliki ruang untuk melakukan kesalahan sekecil apa pun jika ingin melangkah mulus ke babak semifinal.
Sesuai jadwal pertandingan, Megawati dan kawan-kawan akan membuka kiprah mereka dengan menghadapi Korea Expressway Hi-Pass pada 14 Oktober 2026. Dua hari berselang, tepatnya pada 16 Oktober 2026, giliran GS Caltex yang bakal menjadi ujian penentu bagi melajunya skuad Hillstate.
Ancaman Kolektif Korea Expressway Hi-Pass
Pada laga perdana, benteng pertahanan Hyundai Hillstate langsung diuji oleh lini serang Korea Expressway Hi-Pass. Salah satu tumpuan utama Hi-Pass adalah penyerang (opposite) berpengalaman asal Kamerun, Moma Bassoko.
Baca Juga: Tantangan Pertama Megawati dan Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026
Pemain yang sudah sangat akrab dengan atmosfer V-League ini terkenal sebagai mesin pencetak poin yang handal, terutama saat mengeksekusi bola-bola sulit dalam situasi rally panjang.
Namun, kekuatan Hi-Pass tidak hanya berpusat pada Moma. Tim ini juga ditopang oleh jajaran pemain lokal berpengalaman seperti Park Jung-ah yang berperan sebagai pemimpin di lapangan, serta Kang So-hwi yang siap memberikan variasi serangan mematikan dari posisi outside hitter.
Di sektor pertahanan tengah, kehadiran middle blocker muda Kim Se-bin juga berpotensi merepotkan alur serangan Hillstate. Kondisi ini menuntut lini belakang Hillstate untuk tampil fokus dan tidak sekadar mewaspadai pergerakan Moma semata.
Ujian Konsistensi Melawan GS Caltex
Tantangan tak kalah sengit menanti pada laga kedua saat Hillstate bersua GS Caltex Seoul KIXX. Nama paling menonjol dari kubu lawan adalah opposite kawakan asal Kuba, Gyselle Silva. Silva dikenal sebagai salah satu pencetak poin paling konsisten di Liga Voli Korea, di mana ia mencatatkan rekor impresif dengan selalu menembus torehan 1.000 poin dalam tiga musim secara beruntun.
Selain Silva, GS Caltex juga diperkuat oleh pemain asal Thailand, Thanacha Sooksod, yang mengisi kuota Asia. Kehadiran Thanacha membuat variasi serangan GS Caltex kian beragam dan tidak melulu bergantung pada Silva. Duel kontra GS Caltex ini diprediksi menjadi laga paling krusial sekaligus terberat bagi Hillstate di babak penyisihan grup.
Modal Positif dan Pertaruhan Trofi Pertama
Menghadapi dua lawan dengan karakter ancaman yang berbeda, Megawati sebenarnya datang dengan modal yang cukup meyakinkan. Pemain berjuluk "Megatron" ini tampil sangat produktif dan menunjukkan adaptasi yang cepat selama melakoni sejumlah laga uji coba pramusim bersama Hillstate.
Kendati demikian, KOVO Cup 2026 akan menjadi panggung pembuktian resmi pertamanya dalam atmosfer kompetisi yang sesungguhnya. Megawati tidak hanya dituntut untuk tampil tajam dalam mendulang poin, tetapi juga diharapkan mampu menjaga keseimbangan permainan tim di momen-momen krusial.
Jika mampu melewati tantangan Hi-Pass dan GS Caltex serta membawa Hyundai Hillstate melenggang ke fase gugur, Megawati tidak hanya semakin dekat dengan raihan trofi pertamanya bersama klub baru, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai peta persaingan ketat yang akan dihadapinya sepanjang musim V-League 2026/2027. (*)
Editor : Zakarias Fariury