RADARPATI.JAWAPOS.COM – Kabar kurang menyenangkan datang dari pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, jelang rangkaian balapan Moto3 San Marino 2026. Rider Honda Team Asia tersebut mengalami ketidaknyamanan pada bagian punggung setelah mengalami crash saat latihan.
Veda terlihat menjalani pemeriksaan di medical center yang disiapkan penyelenggara MotoGP. Setelah pemeriksaan, kondisi pebalap asal Indonesia tersebut dinyatakan cukup baik untuk melanjutkan rangkaian balapan.
Honda Team Asia menyampaikan bahwa Veda mengalami sedikit ketidaknyamanan di bagian punggung akibat kecelakaan saat latihan.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Kejar Tiket Q2 Moto3 San Marino, Sempat Terlempar ke Posisi 21
"Veda mengalami sedikit ketidaknyamanan di bagian punggungnya," tulis Honda Team Asia dalam keterangan resminya, Jumat (11/9/2026).
Tim juga memastikan kondisi Veda tidak menghalanginya untuk melanjutkan persaingan di Moto3 San Marino.
"Karena kecelakaan selama latihan, tetapi dia (Veda Ega Pratama) 100% siap," tulis Honda Team Asia dalam keterangan tersebut.
Pemeriksaan terhadap Veda dilakukan setelah dirinya menyelesaikan sesi practice Moto3 San Marino di Sirkuit Misano, Italia.
Hasil pemeriksaan tersebut menjadi kabar positif bagi Veda. Sebab, pebalap Indonesia itu sebelumnya berhasil mengamankan posisi untuk langsung tampil di babak kualifikasi kedua atau Q2.
Pada sesi practice, Veda menempati posisi ke-13. Hasil tersebut membuatnya tidak perlu menjalani Q1 dan dapat langsung mempersiapkan diri untuk perebutan posisi start di Q2.
Honda Team Asia juga menilai terdapat perkembangan dalam kemampuan Veda selama tampil di Italia.
"Dia siap untuk masuk ke Q2, juga kita melihat beberapa kemajuan pada keterampilan saat di Italia," tulis Honda Team Asia.
Namun, Veda masih menantikan keputusan dari FIM MotoGP terkait sebuah insiden dengan Maximo Quiles yang terjadi sekitar sembilan menit saat sesi practice.
Dalam insiden tersebut, Veda terlihat berada di depan Quiles yang sedang berupaya mendapatkan catatan waktu terbaik. Quiles kemudian berhasil melewati Veda dan terlihat mengangkat tangan kanannya sebagai tanda ketidakpuasan terhadap situasi di lintasan.
Keputusan mengenai apakah insiden tersebut merupakan pelanggaran atau tidak sepenuhnya menjadi kewenangan pengawas balapan.
Sementara itu, pada sesi practice Moto3 San Marino, David Almansa menjadi pembalap tercepat. Joel Kelso dan Maximo Quiles menyusul di posisi berikutnya.
Veda kini fokus mempersiapkan diri menghadapi kualifikasi Q2. Kondisi fisiknya menjadi perhatian setelah mengalami crash, tetapi Honda Team Asia memastikan pebalap Indonesia tersebut siap melanjutkan perjuangannya di Moto3 San Marino 2026. (*)
Editor : Abdul Rochim