Veda Ega Pratama Melorot ke Posisi 15 di FP1 Moto3 San Marino 2026

Abdul Rochim • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 20:49 WIB

Veda Ega Pratama, pebalap Moto3 GP.  (Instagram @veda_54)

Veda Ega Pratama, pebalap Moto3 GP. (Instagram @veda_54)

SAN MARINO – Veda Ega Pratama gagal mempertahankan posisi sebagai pembalap tercepat saat menjalani sesi Latihan Bebas 1 (FP1) Moto3 San Marino 2026 di Sirkuit Misano, Italia, Jumat (11/9/2026).

Sesi berlangsung dalam kondisi lintasan yang masih basah. Veda yang mengandalkan setelan motor untuk kondisi wet langsung menunjukkan kecepatannya sejak awal sesi.

Pembalap Honda Team Asia tersebut sempat menempati posisi pertama. Namun, seiring banyak pembalap turun ke lintasan dan kondisi trek mulai mengering, posisi Veda terus merosot hingga akhirnya berada di peringkat ke-15.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bidik Kebangkitan di Moto3 San Marino, Misano Jadi Tantangan

Veda mencatat waktu lap terbaik 1 menit 51,477 detik. Catatan tersebut terpaut 5,444 detik dari Joel Kelso, pembalap GRYD Racing yang menjadi rider tercepat pada FP1.

Meski finis di posisi ke-15 dalam daftar waktu, Veda menjadi pembalap dengan jumlah putaran terbanyak.

Rider asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu menyelesaikan 18 lap tanpa mengganti setelan motornya ketika lintasan perlahan mengering.

Pada lima menit pertama, Adrian Fernandez dari Leopard Racing sempat memimpin dengan waktu 1 menit 57,424 detik.

Saat itu Veda berada di posisi keenam dengan selisih sekitar 2,6 detik.

Seiring semakin banyak pembalap memasuki lintasan, catatan waktu Veda mulai tersalip sehingga dirinya turun ke posisi kesembilan.

Namun, Veda kembali menunjukkan kecepatannya. Dia mampu meroket ke posisi keempat dan memangkas jarak dengan Fernandez menjadi sekitar 1,2 detik.

Persaingan di posisi teratas kemudian berubah. Fernandez digeser rekan setimnya, Guido Pini, yang mencatat waktu 1 menit 56,094 detik atau 0,279 detik lebih cepat.

Kondisi lintasan yang terus berubah membuat strategi penggunaan ban dan setelan motor menjadi faktor penting dalam FP1.

Veda memilih bertahan dengan setelan basah hingga sesi berjalan, sekaligus mengumpulkan data sebanyak mungkin melalui 18 putaran.

Hasil FP1 tersebut menjadi modal bagi Veda untuk melakukan evaluasi sebelum melanjutkan rangkaian Moto3 San Marino 2026.

Perubahan kondisi trek akan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan Honda Team Asia untuk sesi berikutnya. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
veda ega pratama Moto3 San Marino 2026 Sirkuit Misano Honda Team Asia FP1 Moto3