Hyundai Hill State Pakai Skema Speed Volleyball, Megawati Hangestri Jadi Andalan

Zakarias Fariury • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 08:12 WIB
Megawati Hangestri (paling kanan) bersama rekan-rekannya di Hyundai Hillstate. (DOK. Ist)
Megawati Hangestri (paling kanan) bersama rekan-rekannya di Hyundai Hillstate. (DOK. Ist)

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pelatih kepala Suwon Hyundai E&C Hillstate, Kang Sung-hyung, melakukan perombakan skema permainan tim untuk mengarungi kompetisi V-League musim 2026/2027.

Hyundai Hillstate kini mengusung konsep speed volleyball, sebuah strategi yang menuntut aliran bola dan tempo permainan berlangsung jauh lebih cepat dibanding musim-musim sebelumnya.

Baca Juga: Megawati Hangestri Bikin Jepang Tertunduk! Hyundai Hill State Menang 3-1

Dalam sistem baru ini, opposite hitter asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, diproyeksikan menjadi salah satu mesin poin utama.

Megawati dituntut beradaptasi dengan ritme permainan tinggi, meninggalkan pola serangan bola-bola tinggi (high ball) yang dianggap lebih mudah diantisipasi oleh benteng pertahanan lawan.

Adaptasi Timing dan Kombinasi Lini Serang

Skema speed volleyball mengharuskan Megawati mengubah kebiasaan penyerangannya. Langkah awalan (approach) harus dilakukan lebih cepat bahkan sebelum bola sepenuhnya sampai ke tangan setter utama timnas Korea Selatan, Kim Da-in.

Keselarasan ritme lompatan dan kepresisian pukulan menjadi kunci utama efektivitas taktik ini.

Untuk memaksimalkan daya ledak tim, Pelatih Kang memadukan kekuatan Megawati di posisi opposite (kanan) dengan pemain asing asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, yang beroperasi sebagai outside hitter (kiri).

Distribusi Serangan: Saat blokade lawan berfokus mengawal Wilson di sisi kiri, Kim Da-in mengalihkan serangan lewat umpan silang cepat ke kanan, memungkinkan Megawati melepaskan spike sebelum blok lawan terbentuk sempurna.

Baca Juga: Rp3 Miliar Per Musim, Gaji Megawati Terus Naik

Peran Pemain Tengah & Belakang: Skema cepat ini ditopang oleh quick attack pemain tengah Bayuna serta penerimaan bola pertama (first pass) dari libero Kim Yeong-yeon agar distribusi bola Kim Da-in tetap presisi.

Pelatih Kang Sung-hyung dilaporkan terkesan dengan respons cepat Megawati dalam menyerap instruksi taktis baru tersebut selama sesi latihan dan laga pramusim.

Mengantisipasi Strategi Antitesis Lawan

Tantangan terbesar Hyundai Hillstate adalah menjaga konsistensi saat klub-klub pesaing V-League mulai membaca skema permainan mereka. Mengingat Megawati berpotensi mendapat pengawalan ketat berupa double block atau sasaran servis lawan, variasi pukulan menjadi krusial.

Megawati tidak hanya dituntut mengandalkan spike keras, tetapi juga dituntut lihai memanfaatkan tangan blocker lawan, melancarkan tip (pukulan tipuan), serta mengarahkan bola ke area kosong.

Selain itu, ancaman Megawati di sisi kanan secara taktis berfungsi memecah konsentrasi pertahanan lawan, sekaligus membuka ruang tembak yang lebih leluasa bagi rekan-rekan setimnya di sektor lain. (*)

Editor : Zakarias Fariury
Megawati Hangestri Hyundai Hillstate KOVO Cup 2026 v league voli Korea Selatan