Rp3 Miliar Per Musim, Gaji Megawati Terus Naik

Zakarias Fariury • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 08:01 WIB
Megawati Hangestri
Megawati Hangestri

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Memasuki musim ketiganya di Liga Voli Korea Selatan (V-League), nilai tawar pevoli asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, melambung tinggi.

Bersama klub barunya, Suwon Hyundai E&C Hillstate, pemain yang dijuluki Megatron tersebut diperkirakan mengantongi kontrak sebesar US$170.000 hingga US$180.000, atau setara dengan Rp2,97 miliar hingga Rp3,1 miliar per musim.

Baca Juga: Ini Tinggi Sebenarnya Megawati Hangestri

Kepastian kepindahan pemain asal Jember ini diumumkan secara resmi oleh manajemen Hyundai Hillstate pada Senin (11/5/2026). Nilai kontrak fantastis tersebut merupakan peningkatan signifikan dibandingkan bayaran yang diterimanya saat pertama kali menjejak V-League bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks.

Regulasi KOVO dan Lonjakan Gaji

Besaran gaji Megawati telah merujuk pada regulasi batas atas (salary cap) yang ditetapkan Federasi Bola Voli Korea (KOVO) untuk pemain kuota Asia.

Berdasarkan aturan KOVO, pemain kuota Asia mendapat honor US$100.000 pada musim perdana, US$150.000 pada musim kedua, dan berhak mengantongi hingga US$170.000 atau lebih saat memasuki musim ketiga.

Baca Juga: Megawati Hangestri vs Vanja Bukilic, Rivalitas Seru di KOVO Cup

Secara kumulatif, nilai kontrak Megawati melonjak sekitar 70 persen jika dibandingkan dengan nilai awal kedatangannya di Korea Selatan:

Musim Pertama (2023/2024 - Red Sparks): US$100.000 (sekitar Rp1,5 miliar)

Musim Kedua (2024/2025 - Red Sparks): US$150.000 (sekitar Rp2,3 miliar)

Musim Ketiga (2026/2027 - Hyundai Hillstate): US$170.000–US$180.000 (sekitar Rp2,97 miliar–Rp3,1 miliar)

Buah Kontribusi Dua Musim di Daejeon

Kenaikan angka ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi luar biasa Megawati selama berseragam Red Sparks. Pada musim perdananya, Megawati sukses menghentikan dahaga playoff Red Sparks yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Pada musim berikutnya (2024/2025), ia mengantar Red Sparks menembus babak final V-League untuk kali pertama dalam 13 tahun terakhir.

Dinamika skuat Red Sparks yang mendaratkan outside hitter asal China, Zhong Hui, serta pemain asing Vanja Bukilic, membuat jalan Megawati kembali ke Daejeon tertutup.

Situasi ini dimanfaatkan Hillstate yang membutuhkan penyerang berpengalaman guna dipadukan dengan outside hitter asal Amerika Serikat, Jordan Wilson.

Baca Juga: Makin Impresif, Perubahan Fisik Megawati Hangestri Makin Gila

Ekspektasi Tinggi di Suwon

Nilai kontrak mendekati Rp3 miliar per musim mempertegas status Megawati sebagai salah satu pilar kuota Asia paling berpengaruh di Korea Selatan. Pengalamannya memahami karakter pertahanan lawan, ritme kompetisi, serta atmosfer pertandingan menjadi modal berharga bagi Hillstate.

Kendati demikian, nilai kontrak yang kian tinggi berbanding lurus dengan ekspektasi di lapangan. Menyongsong musim 2026/2027, Megawati dituntut membangun chemistry bertanding dengan skuat barunya demi membuktikan bahwa nilai investasi besar Hyundai Hillstate sepadan dengan raihan prestasi di akhir musim. (*)

Editor : Zakarias Fariury
Megawati Hangestri Hyundai Hillstate KOVO Cup 2026 v league voli Korea Selatan