RADAR PATI - Kabar mengenai legenda Brasil dan Real Madrid, Roberto Carlos, yang disebut telah memeluk Islam tengah menjadi perhatian publik. Namun, hingga Rabu (19/8/2026), informasi tersebut belum memperoleh konfirmasi langsung dari Roberto Carlos maupun pihak resminya.
Klaim itu pertama kali mencuat setelah anggota parlemen Turki Ali Şahin menyampaikan informasi mengenai dugaan perpindahan keyakinan mantan bek kiri tersebut. Şahin menyebut informasi itu diperolehnya dari Syekh Jihad Hammadeh, tokoh Muslim Brasil yang disebut pernah berkomunikasi dengan Roberto Carlos.
Menurut keterangan yang beredar, Roberto Carlos disebut telah menjalin komunikasi dengan Jihad Hammadeh selama beberapa waktu. Sekitar empat pekan sebelum kabar tersebut muncul, ia diklaim datang menemui tokoh Muslim itu di São Paulo dan mengucapkan dua kalimat syahadat.
Meski demikian, klaim tersebut masih berada pada level pernyataan pihak ketiga. Belum ada pernyataan langsung dari Roberto Carlos yang menyatakan bahwa dirinya telah menjadi Muslim. Sejumlah pemberitaan internasional yang ikut mengangkat isu tersebut juga masih menempatkannya sebagai kabar yang belum terverifikasi secara independen.
Karena itu, informasi mengenai Roberto Carlos mualaf sebaiknya tidak ditulis sebagai fakta final. Sampai ada pernyataan dari sang mantan pemain atau perwakilan resminya, status tersebut masih merupakan klaim yang tengah menjadi perhatian publik.
Roberto Carlos bukan sosok asing bagi dunia sepak bola. Pemilik nama lengkap Roberto Carlos da Silva Rocha itu merupakan salah satu bek kiri paling sukses dalam sejarah sepak bola modern. Ia membela Real Madrid selama lebih dari satu dekade, dari 1996 hingga 2007, dan menjadi bagian dari generasi Galacticos.
Bersama Real Madrid, ia memenangkan sejumlah trofi penting, termasuk empat gelar La Liga dan tiga Liga Champions. Di level internasional, Roberto Carlos juga menjadi bagian dari generasi emas Brasil yang menjuarai Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang.
Kariernya di sepak bola membuat kabar mengenai kehidupan pribadi Roberto Carlos dengan cepat menyebar. Terlebih, isu perpindahan agama merupakan persoalan personal yang biasanya mendapat perhatian besar ketika melibatkan figur olahraga dunia.
Kabar tersebut juga muncul di tengah sorotan terhadap kehidupan pribadi Roberto Carlos bersama Suhaila Ettahiri. Keduanya diketahui telah tampil bersama di sejumlah kesempatan publik. Pada awal Agustus 2026, Gshow melaporkan Roberto Carlos menghadiri sebuah pertunjukan di São Paulo bersama Suhaila.
Suhaila Ettahiri dikenal sebagai perempuan yang berkecimpung dalam manajemen karier sepak bola. Sejumlah laporan sebelumnya menyebut hubungan keduanya telah berlangsung selama beberapa tahun dan keduanya juga memiliki aktivitas bisnis yang berkaitan dengan dunia olahraga.
Namun, kemunculan Suhaila yang memiliki latar belakang keturunan Maroko tidak dapat dijadikan bukti bahwa Roberto Carlos telah berpindah agama. Begitu pula dengan pemberitaan mengenai seremoni pernikahan mereka yang bernuansa Maroko. Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pernikahan tersebut berkaitan dengan keputusan Roberto Carlos mengenai keyakinannya.
Isu mengenai agama Roberto Carlos juga perlu disikapi hati-hati karena namanya pernah menjadi sasaran informasi palsu terkait perpindahan keyakinan. Pada Februari 2026, Verifica7 membantah klaim bahwa penyanyi Brasil bernama Roberto Carlos telah dibaptis di Gereja Advent. Pemeriksa fakta tersebut menemukan bahwa video yang digunakan dalam klaim tersebut memanfaatkan gambar yang dibuat dengan kecerdasan buatan.
Perlu diperhatikan bahwa penyanyi Brasil Roberto Carlos dan mantan pesepak bola Roberto Carlos merupakan dua orang berbeda. Kesamaan nama keduanya berpotensi menimbulkan kekeliruan ketika informasi mengenai kehidupan pribadi maupun agama mereka beredar di media sosial.
Untuk kabar terbaru mengenai mantan pemain Real Madrid tersebut, sejumlah media Brasil masih memberitakan aktivitas publiknya. Pada 2 Agustus 2026, misalnya, Gshow memuat laporan mengenai kemunculan Roberto Carlos bersama Suhaila dalam sebuah acara di São Paulo.
Sementara itu, laporan mengenai dugaan perpindahan agama yang kini viral belum disertai pernyataan langsung Roberto Carlos. Tidak ditemukan konfirmasi resmi yang cukup kuat untuk menyatakan bahwa ia telah mengumumkan dirinya sebagai Muslim kepada publik.
Klaim yang disampaikan Ali Şahin tetap menjadi sumber penting dalam munculnya kabar tersebut, tetapi posisinya berbeda dengan konfirmasi langsung dari orang yang bersangkutan. Karena itu, pembaca perlu membedakan antara “disebut telah masuk Islam” dan “telah mengonfirmasi masuk Islam”.
Perbedaan tersebut penting untuk menghindari penyebaran informasi yang belum terbukti, terutama karena isu agama menyangkut ranah pribadi seseorang. Publik sebaiknya menunggu pernyataan resmi Roberto Carlos atau pihak yang secara sah mewakilinya sebelum menarik kesimpulan.
Dengan demikian, kabar bahwa Roberto Carlos telah mengucapkan syahadat di São Paulo memang sedang beredar dan disebut berasal dari keterangan tokoh Muslim Brasil yang kemudian disampaikan Ali Şahin. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi langsung dari legenda Brasil tersebut.
Jika nantinya Roberto Carlos memberikan pernyataan resmi mengenai keyakinannya, informasi tersebut dapat menjadi dasar yang lebih kuat untuk memastikan kabar tersebut. Untuk saat ini, menyebut Roberto Carlos sebagai mualaf secara definitif masih terlalu dini.
Editor : Mahendra Aditya