Terlibat Match Fixing, PBSI Coret Dua Pasangan Ganda Campuran dari BWF World Championships 2026

Abdul Rochim • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 10:51 WIB
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. (Humas PP PBSI)
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. (Humas PP PBSI)

JAKARTA – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi mencoret dua pasangan ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dari skuad Indonesia untuk BWF World Championships 2026 di New Delhi.

Keputusan tersebut diambil di tengah proses peradilan independen yang sedang dijalankan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) terkait dugaan pelanggaran integritas berupa pengaturan pertandingan atau match fixing yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia.

Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja mengatakan, langkah tersebut dilakukan agar seluruh proses administrasi dan keikutsertaan atlet Indonesia di ajang internasional tetap berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga: BWF Hukum Delapan Atlet Indonesia karena Kasus Match Fixing, Ada yang Diskors Seumur Hidup

Ricky menegaskan, PBSI menghormati mekanisme investigasi yang dilakukan BWF sekaligus menjaga independensi proses hukum yang sedang berlangsung.

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil lebih dulu mundur dari turnamen pada 13 Juli. Sementara Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menyusul mundur pada 29 Juli.

Dengan perubahan tersebut, sektor ganda campuran Indonesia di BWF World Championships 2026 kini hanya diperkuat Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.

Sementara itu, Rehan Kusharjanto/Gloria Widjaja mendapat promosi dari daftar cadangan untuk mengisi komposisi skuad Indonesia di ajang tersebut.

Baca Juga: Tiket Friendly Match Hyundai Hillstate vs Pink Spiders Hampir 50 Ribu, Megawati Hangestri Jadi Magnet di Korea

Hingga kini, pemeriksaan BWF belum menghasilkan keputusan resmi.

Status perkara masih berada dalam tahap penanganan sehingga belum ada kesimpulan terkait dugaan pelanggaran yang tengah diperiksa.

PBSI meminta publik dan media untuk tidak membuat spekulasi selama proses investigasi masih berlangsung.

Federasi juga memastikan akan menghormati seluruh keputusan yang nantinya dikeluarkan melalui mekanisme resmi BWF.(*/him)

Editor : Abdul Rochim
BWF World Championships 2026 Jafar Hidayatullah Felisha Adnan Maulana Indah Cahya pbsi