KUDUS – Ajang bergengsi Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Tengah resmi digelar di markas PB Djarum, Kudus, sejak Senin (4/5) hingga Sabtu (9/5/2026). Turnamen ini disambut antusias tinggi dengan total 1.031 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebanyak 184 klub dari 18 provinsi ambil bagian dalam kompetisi ini. Total 932 pertandingan akan digelar di 12 lapangan, menjadikan ajang ini salah satu yang terbesar di kalender bulu tangkis nasional.
Pada Sirnas seri A ini, dipertandingkan 15 nomor dari sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Baca Juga: Wabup Kudus Bellinda Upayakan Keluarga Sutinah yang Tempati Bedeng Kayu Dapat Bantuan Rumah
Kategori usia yang dilombakan meliputi remaja (U-17), taruna (U-19), hingga dewasa. Selain itu, sembilan atlet dari pelatnas juga turut ambil bagian.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, menyebut turnamen ini berlangsung meriah dengan persaingan ketat antar klub.
“Kami berharap setiap pertandingan menyajikan duel sengit. Kudus diharapkan menjadi barometer pembinaan bulu tangkis nasional,” ujarnya.
Ia juga menargetkan atlet PB Djarum tampil maksimal sebagai tuan rumah. Seluruh atlet binaan diturunkan untuk menunjukkan performa terbaik.
“Target kami, jangan sampai kalah. Pemain harus tampil maksimal,” tegasnya.
Menurut Yoppy, Sirnas menjadi ajang penting untuk mengasah mental atlet dari usia dini hingga dewasa, sekaligus sebagai pemanasan menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
Sejumlah klub besar seperti Jaya Raya, PB Taki, dan PB Exist juga menurunkan atlet terbaiknya, sehingga persaingan dipastikan berlangsung sengit.
Sementara itu, Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah, Akhmad Khafidz Basri Yusuf, menegaskan Kudus memiliki sejarah panjang dalam melahirkan atlet bulu tangkis kelas dunia.
Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan sponsor, dalam menyukseskan turnamen ini.
“Sirnas A menjadi momentum strategis untuk menggali potensi atlet sekaligus memperkuat pembinaan prestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Basri berharap ajang ini berjalan lancar, menjunjung sportivitas, dan menjadi panggung bagi bibit-bibit unggul yang kelak mengharumkan nama Indonesia di level internasional. (*/him)
Editor : Abdul Rochim