Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Jakarta Pertamina Enduro Kalahkan Gresik Petrokimia 3-1 di Leg 1 Grand Final Proliga 2026

Abdul Rochim • Sabtu, 25 April 2026 | 11:59 WIB
Pemain Jakarta Pertamina Enduro Irina Voronkova.
Pemain Jakarta Pertamina Enduro Irina Voronkova.

RADAR PATI - Jakarta Pertamina Enduro sukses meraih kemenangan penting atas Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia pada Leg 1 Grand Final Proliga 2026 yang digelar di GOR Amongrogo, Jumat (24/4/2026).

Tim yang dimotori oleh Megawati Hangestri, Irina Voronkova, dan Wilma Salas itu menang dengan skor meyakinkan 3-1 (19-25, 25-19, 25-19, 25-21).

Meski turun dengan kekuatan penuh, Jakarta Pertamina Enduro sempat tampil kurang solid pada awal pertandingan.

Baca Juga: Tiga Klub Top Liga Voli Korea Berebut Megawati Hangestri, Red Sparks Ingin CLBK?

Kondisi itu dimanfaatkan dengan baik oleh Gresik melalui serangan Medi Yoku dan setter Arnetta Putri.

Gresik tampil agresif dan sempat mendominasi jalannya set pertama.

Ketajaman dua pemain asing mereka, Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko, sulit dibendung sehingga set pembuka berhasil diamankan dengan skor 25-19.

Memasuki set kedua, kapten sekaligus setter Tisya Amallya mulai mengubah pola distribusi bola dengan lebih variatif kepada Irina dan Wilma.

Sebaliknya, Gresik mulai kesulitan menghadapi tekanan servis lawan. Meski Yulis Indah tampil ngotot di lini pertahanan, JPE berhasil menyamakan kedudukan usai menang 25-19.

Pada set ketiga, permainan Gresik justru menurun drastis. Kesalahan komunikasi dan serangan yang tidak berkembang membuat mereka tertinggal jauh.

Di sisi lain, Megawati tampil tajam lewat spike keras yang sulit dibendung, membawa JPE menang 25-19 dan berbalik unggul 2-1.

Set keempat berlangsung lebih ketat. Gresik berusaha memaksakan pertandingan hingga full set, namun dominasi Irina Voronkova di poin-poin krusial kembali menjadi pembeda.

Ditambah pertahanan solid dari Shindy Saskia, JPE akhirnya menutup laga dengan kemenangan 25-21.

Kemenangan ini menjadi modal besar bagi Jakarta Pertamina Enduro untuk menatap leg kedua sekaligus membuka peluang mempertahankan gelar juara.

Pelatih Gresik, Alessandro Lodi, mengakui timnya belum tampil maksimal. “Hari ini kami tidak cukup baik. Saya akui Pertamina bermain lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih JPE Bullent Karsioglu menegaskan timnya akan tetap fokus langkah demi langkah menuju gelar juara.

Kapten tim Tisya Amallya menyebut kesabaran menjadi kunci kemenangan. Ia mengaku sempat tegang setelah kalah di set pertama, namun motivasi dari pelatih membuat tim mampu bangkit dan bermain lebih tenang. (*/him)


Editor : Abdul Rochim
#Megawati Hangestri #Proliga 2026 #Gresik Petrokimia #Grand Final Proliga #Jakarta Pertamina Enduro