PATI — Perkembangan futsal putri di Kabupaten Pati menunjukkan tren positif.
Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Pati menyebut antusiasme peserta futsal putri semakin meningkat dan tersebar merata di berbagai wilayah.
Hal tersebut terlihat dari pelaksanaan Pati Futsal League yang digelar pada Januari lalu.
Meski sempat muncul anggapan minim peminat, faktanya hampir seluruh kuota peserta terisi.
“Antusiasnya bagus dan merata. Saya kira waktu itu tidak banyak yang mendaftar, ternyata justru cukup ramai,” ungkap Ketua AFK Pati.
Dalam kompetisi tersebut, kategori putri diikuti sembilan tim, dengan masing-masing tim diperkuat 14 pemain.
Jumlah ini dinilai sebagai sinyal positif bagi masa depan futsal putri di Pati.
Sementara pada kategori putra, SMA Safin keluar sebagai juara tingkat SMA, sedangkan SMP Negeri 1 Gabus menjadi yang terbaik di tingkat SMP.
AFK Pati kini mulai memfokuskan perhatian pada pembinaan usia muda, baik putra maupun putri.
Kepengurusan saat ini telah menyiapkan langkah awal pembentukan tim, termasuk untuk sektor futsal putri.
“Sudah mulai kami bentuk tim. Bahkan kami juga sudah melakukan sparing ke Kudus,” jelasnya.
Menurutnya, pembinaan futsal putri tidak cukup hanya mengandalkan latihan rutin.
Kegiatan tambahan seperti uji coba, pertandingan persahabatan, dan event kompetitif perlu diperbanyak agar pemain semakin mencintai futsal.
“Yang penting mereka suka dulu. Jadi tidak cuma latihan, tapi juga diberi ruang untuk bertanding,” tegasnya.
Terkait Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Futsal Putri, AFK Pati mengakui ajang tersebut memang tersedia.
Namun pihaknya masih melakukan kajian sebelum memutuskan keikutsertaan.
“Peserta Kejurprov itu bukan hanya lokal Pati, tapi seluruh kabupaten. Jadi kami masih melihat kesiapan tim dulu,” terangnya.
AFK Pati berharap dengan meningkatnya antusiasme, pembinaan yang berkelanjutan, serta jam terbang yang cukup, futsal putri Pati ke depan mampu bersaing di level regional hingga provinsi. (him)
Editor : Abdul Rochim