Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

UPDATE SCORE Semifinal AFC Futsal Asian Cup 2026: Motoishi Lakukan Kesalahan, Indonesia Unggul 2-0

Abdul Rochim • Kamis, 5 Februari 2026 | 20:56 WIB

 

Indonesia vs Jepang
Indonesia vs Jepang

JAKARTA – Kamis malam itu, Jakarta terasa berdenyut bersama setiap sentuhan bola.

Riuh tribun naik-turun mengikuti tempo laga, sementara di atas lapangan, Timnas Futsal Indonesia tengah merajut kisah yang jarang terjadi—kisah tentang keberanian menantang tatanan lama futsal Asia.

Semifinal AFC Futsal Asian Cup 2026 mempertemukan Indonesia dengan Jepang, tim yang selama ini identik dengan stabilitas, tradisi, dan dominasi.

Selama bertahun-tahun, jarak kualitas itu terasa lebar. Namun malam ini, jarak tersebut perlahan menyempit.

Garuda Futsal tidak datang untuk berlindung. Mereka memilih menekan, menyerang, dan memaksa Jepang keluar dari kenyamanan yang selama ini mereka nikmati.

Peluit Awal: Garuda Langsung Ambil Alih Irama

Begitu laga dimulai, Indonesia langsung mengirim pesan tegas. Pressing tinggi diterapkan sejak detik pertama, menutup ruang gerak Jepang agar tak sempat menyusun permainan.

Peluang awal hadir lewat situasi kick-in. Israr Megantara melepaskan sepakan kaki kiri yang memang belum mengarah ke gawang, tetapi cukup untuk membakar kepercayaan diri tim tuan rumah.

Tak lama berselang, Firman Adriansyah melepaskan tembakan jarak jauh. Bola melenceng, namun menunjukkan bahwa Indonesia tak berniat menunggu serangan lawan.

Tekanan konsisten membuat aliran bola Jepang kerap terputus. Samurai Biru dipaksa bermain lebih langsung, jauh dari gaya rapi yang biasa mereka tampilkan.

Jepang Bangkit, Indonesia Tetap Waspada

Seiring waktu berjalan, Jepang mulai menemukan ritme. Shoto Yamanaka nyaris membuka keunggulan lewat sepakan kaki kiri yang melintas tipis di sisi gawang Ahmad Habiebie.

Momen itu membuat stadion menahan napas. Di sisi lain lapangan, Brian Ick sempat kehilangan keseimbangan dan hampir memberi celah bagi serangan balik cepat Jepang. Namun reaksi cepat Brian serta posisi tepat Habiebie menjaga Indonesia tetap aman.

Garuda Futsal tak surut. Yogi Saputra menusuk dari sudut sempit, melewati satu pemain, lalu melepaskan tembakan. Hiroshi Tabuchi masih sigap mengamankan gawang Jepang.

Jepang Mulai Kehabisan Jalan

Rapetnya pertahanan Indonesia membuat Jepang frustrasi. Beberapa kali mereka mencoba melepaskan tembakan dari luar circle.

Kapten Kazuya Shimizu mengirim sepakan keras setelah menerima bola dari lemparan Tabuchi—tanda perubahan pendekatan akibat minimnya ruang di area berbahaya.

Sementara itu, lini belakang Indonesia tetap disiplin. Jarak antarpemain terjaga, ruang tembak ditutup cepat, dan transisi bertahan berjalan rapi.

Menit ke-12: Samuel Eko Mengubah Arah Laga

Tekanan tanpa henti akhirnya berbuah hasil. Pada menit ke-12, Jepang gagal membersihkan bola dengan sempurna. Bola liar menggelinding di depan area berbahaya.

Samuel Eko muncul tepat waktu. Tanpa ragu, ia melepaskan sepakan kaki kiri dari luar circle. Bola meluncur kencang dan bersarang di gawang Jepang.

Sorakan publik sempat tertahan akibat protes pemain Jepang yang menilai terjadi pelanggaran terhadap Tabuchi. Wasit Fahad Badir menghentikan laga sejenak dan berkomunikasi dengan VAR.

Beberapa detik penuh ketegangan berlalu. Keputusan akhirnya keluar: gol sah.

Indonesia unggul 1-0. Indonesia Arena pun meledak.

Gol itu bukan sekadar pembuka skor. Ia adalah deklarasi.

Jepang Meningkatkan Tekanan, Habiebie Berdiri Kokoh

Tertinggal satu gol membuat Jepang menaikkan intensitas. Sirkulasi bola dipercepat, tekanan datang dari berbagai arah.

Tomoki Yoshikawa mendapat peluang emas di dalam circle. Sepakan kaki kirinya mengarah ke gawang, namun Ahmad Habiebie tampil gemilang dengan penyelamatan refleks. Protes Yoshikawa justru berujung kartu kuning.

Habiebie kembali mencuri perhatian. Ia bahkan ikut naik membantu serangan dan melepaskan tembakan dari sisi kanan, meski belum menghasilkan gol.

Jepang makin berani mengambil risiko. Tabuchi beberapa kali naik jauh dari gawang untuk menjadi pemain tambahan. Salah satu tembakannya dari tengah lapangan melayang di atas mistar.

Tiang Gawang Jadi Sekutu Garuda

Ancaman terbesar datang dari sepakan keras Harada. Bola menghantam tiang kiri gawang Habiebie dan membuat stadion terdiam sesaat.

Itu menjadi peringatan bahwa keunggulan Indonesia masih sangat tipis. Namun hingga jeda, Garuda Futsal tetap menjaga fokus. Skor 1-0 bertahan sampai babak pertama usai.

Babak Kedua: Indonesia Tetap Menyerang

Memasuki babak kedua, Indonesia tidak mengendur. Penguasaan bola langsung diambil alih.

Peluang emas hadir di menit ke-21. Israr Megantara mengirim umpan mendatar dari sisi kiri yang disambut sepakan cepat Mochammad Iqbal. Tabuchi kembali menjadi penyelamat dengan tepisan kaki.

Tekanan terus dilanjutkan. Brian Ick dan rekan-rekan memaksa Jepang bermain dalam tempo tinggi yang menguras energi.

Menit ke-23: Keunggulan Indonesia Bertambah

Indonesia kembali membuat Jepang terpukul pada menit ke-23. Operan Ardiansyah Nur yang diarahkan ke Brian Ick justru berujung petaka bagi Jepang.

Takehiro Motoishi salah mengantisipasi bola dan membelokkannya ke gawang sendiri. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Indonesia.

Waktu mulai menjadi musuh bagi Jepang.

Jepang All-Out, Indonesia Tetap Teguh

Dalam kondisi tertinggal dua gol, Jepang bermain total. Tabuchi semakin sering meninggalkan gawang untuk membantu serangan.

Namun Indonesia tampil tanpa goyah. Setiap tembakan diblok, setiap ruang ditutup. Habiebie kembali melakukan penyelamatan penting saat menepis sepakan Uchida dengan kaki kanan.

Brian Ick, meski sempat terjatuh sambil memegangi betis kanan, tetap memaksakan diri bertahan. Semangatnya menjadi cerminan perjuangan Garuda malam itu.

Indonesia Berubah Wajah

Lebih dari sekadar keunggulan skor, laga ini menampilkan transformasi mental.

Indonesia tidak lagi sekadar bertahan menghadapi Jepang. Mereka berani mengontrol bola, menekan lawan, dan bermimpi melangkah lebih jauh.

Semifinal ini belum selesai. Namun satu hal sudah terasa jelas: Garuda Futsal sedang menulis bab baru dalam sejarahnya.

Mereka tidak menunggu keajaiban.
Mereka menciptakannya.

 

Editor : Abdul Rochim
#timnas futsal indonesia #live score Timnas Futsal Indonesia vs Jepang #Timnas Futsal Indonesia vs Jepang #link live streaming timnas futsal indonesia vs jepang #Live Streaming Futsal Indonesia vs Jepang #Semifinal Piala Asia Futsal 2026