KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus menegaskan komitmennya untuk mendukung pendidikan para atlet lokal agar karier olahraga dan akademis mereka berjalan beriringan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, saat menerima audiensi pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus di Pringgitan Pendapa Kabupaten Kudus pada Senin (11/8).
Selain menyoroti pentingnya pendidikan atlet, Sam’ani juga mengapresiasi penuh rencana penyelenggaraan kompetisi basket Bupati Cup yang akan berlangsung pada 3–13 September 2025.
Ia menilai, ajang olahraga semacam ini menjadi wadah pembinaan generasi muda agar berkembang ke arah positif.
”Even-even olahraga harus terus kita dukung, karena menjadi sarana pembinaan anak-anak kita agar tumbuh dengan mental sehat dan berprestasi,” ujar Sam’ani.
Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kudus, Agus Susanto, menyampaikan bahwa Bupati Cup akan menggandeng Gerakan Rakyat Anti Madat (Geram).
Geram untuk menghadirkan sesi edukasi bahaya narkoba. Edukasi ini menyasar remaja, khususnya pelajar SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Kudus.
”Kami berharap dukungan KONI dan Disdikpora untuk berkolaborasi bersama agar kegiatan berjalan optimal,” jelas Agus.
Ketua KONI Kudus, Sulistyanto, menambahkan bahwa Bupati Cup diharapkan menjadi pintu pembuka bagi setiap cabang olahraga (cabor) memiliki event rutin.
Ke depan, pihaknya menargetkan penyelenggaraan Dandim Cup, Kapolres Cup, Kejari Cup, dan Kadinas Cup untuk berbagai cabor.
”Olahraga milik kita semua, bukan hanya milik pelatih atau atlet. Kami ingin Forkopimda terlibat penuh agar semua cabor merasa memiliki dan masyarakat ikut bangga,” tegas Sulistyanto.
Ia menambahkan, dengan dukungan Pemkab, KONI, dan berbagai pemangku kepentingan, Bupati Cup bukan hanya menjadi ajang kompetisi basket.
Tapi juga wahana pembinaan karakter, persatuan, dan semangat sportivitas di Kabupaten Kudus. (dik/him)
Editor : Abdul Rochim