Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Anggaran Minim, Pengurus Cabor Ngeluh Begini Penjelasan Ketua KONI

Andre Faidhil Falah • Sabtu, 21 Juni 2025 | 05:28 WIB
SIAP TEMBAK: Salah satu atlet POBSI Kabupaten Pati latihan di salah satu tempat biliard belum lama ini. ANDRE FAIDHIL FALAH/RADARPATI.ID
SIAP TEMBAK: Salah satu atlet POBSI Kabupaten Pati latihan di salah satu tempat biliard belum lama ini. ANDRE FAIDHIL FALAH/RADARPATI.ID

KOTA - Pengurus cabang olahraga (Cabor) di Pati mulai mengeluh. Sebab, dana hibah untuk bidang olahraga minim.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati telah mengalokasikan dana hibah sebesar Rp 5 miliar untuk mendukung 50 cabang olahraga (cabor) di wilayahnya.

Namun, besaran anggaran tersebut dinilai masih belum mencukupi untuk menutupi kebutuhan operasional, pembinaan atlet usia dini, hingga persiapan mengikuti berbagai turnamen.

Ketua KONI Pati, Sutarto Oenthersa atau yang akrab disapa Kokok, menyampaikan harapannya agar ada penambahan anggaran, baik pada perubahan APBD tahun ini maupun dalam APBD murni tahun 2026 mendatang.

Ia meyakini, dengan tambahan dukungan anggaran bagi cabor, prestasi olahraga di Kabupaten Pati bisa semakin meningkat.

Bahkan ia optimistis kontingen Pati mampu meraih juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 yang akan digelar di Semarang Raya.

“Kami berharap ada dukungan anggaran di APBD perubahan dan APBD murni tahun 2026. Kalau sebelumnya kita bisa meraih posisi empat besar, dengan bantuan untuk cabor semoga bisa naik ke dua besar, bahkan juara umum,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, juga turut merespons keluhan yang disampaikan oleh para pengurus cabor.

Ia menyatakan siap membawa aspirasi tersebut ke pimpinan DPRD.

“Kami mendengar langsung keluhan dari 50 cabor di Pati. Setelah pembangunan infrastruktur digalakkan oleh Pak Bupati, kini saatnya kita fokus pada pembangunan sumber daya manusia, termasuk kegiatan olahraga,” ujar Bandang.

Ia juga mendorong agar para pengurus cabor menyampaikan langsung aspirasi mereka kepada Bupati Pati agar kebutuhan tersebut dapat ditindaklanjuti.

“Keluhan yang paling banyak disampaikan mencakup alat latihan, biaya operasional untuk lomba, dan kebutuhan lainnya. Kami akan meneruskan aspirasi ini kepada Ketua DPRD, TAPD, serta Badan Anggaran. Kami juga mendorong cabor agar menyuarakan langsung kepada Bupati agar di tahun 2026 bisa ada penyesuaian anggaran,” pungkasnya. (adr)

Editor : Abdul Rochim
#POBSI #koni pati #ketua koni #olahraga #dana hibah #Pemkab Pati