Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Kudus Target Finish di Lima Besar Porprov Jateng, Ini Daftar Cabor yang Berpotensi Sumbang Medali Emas

Abdul Rochim • Selasa, 18 Februari 2025 | 02:58 WIB

 

Ketua KONI Kudus Sulistiyanto
Ketua KONI Kudus Sulistiyanto

KUDUS, RadarPati.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus semakin intensif mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya.

Persiapan ini menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 bakal digelar di Kota Semarang.

KONI Kudus manargetkan peringkat lima besar.

Hanya, hingga kini KONI Kudus belum bisa menargetkan pencapaian medali. Terutama target medali emas di ajang empat tahunan ini.

Bila mematok target peringkat lima besar, atlet-atlet harus mengumpulkan sebanyak 50 medali emas.

Ketua KONI Kudus, Sulistiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan kekuatan atlet melalui evaluasi mendalam.

Hasilnya, atlet-atlet Kudus dikelompokkan dalam lima kategori berdasarkan prestasi dan potensi di ajang sebelumnya.

“Kami sudah mengidentifikasi atlet berdasarkan hasil evaluasi dan membaginya dalam beberapa grade. Jika prediksi ini sesuai, kami optimistis Kudus bisa tampil maksimal di Porprov 2026,” ujar Sulistiyanto pada Selasa (11/2).

Dalam klasifikasi tersebut, terdapat lima grade yang menjadi dasar pembinaan.

Grade 1 diisi cabang olahraga yang telah menorehkan prestasi di tingkat nasional dan PON, seperti panjat tebing, pencak silat, sambo, tarung derajat, dan akuatik.

Atlet di kategori ini diproyeksikan menjadi tulang punggung Kudus untuk meraih medali emas.

Grade 2 mencakup cabang yang berpotensi besar meraih medali emas di Porprov 2026, seperti baseball, softball, bola tangan, bola voli, sepak bola, panahan, tinju, tenis meja, dan atletik.

“Cabang-cabang ini punya potensi besar dan akan menjadi fokus pembinaan dengan menambah jam latihan dan kompetisi uji coba,” jelasnya.

Grade 3 terdiri dari cabang yang sebelumnya meraih medali perunggu, seperti tenis lapangan dan drum band.

Sementara Grade 4 dan 5 adalah cabang olahraga yang masih dalam tahap pengembangan dan memerlukan pembinaan lebih intensif.

“Klasifikasi ini membantu kami menentukan prioritas, baik dalam hal anggaran, pelatihan, maupun dukungan teknis lainnya,” tambah Sulistiyanto.

Untuk memperkuat persiapan, KONI Kudus berencana mendatangkan pelatih berkualitas di cabang olahraga unggulan.

Hal ini dilakukan agar atlet dapat mengasah teknik dan mental bertanding secara optimal.

“Pembinaan bukan hanya soal fisik, tapi juga mental. Kami ingin atlet Kudus punya kepercayaan diri dan daya juang tinggi di arena Porprov nanti,” katanya.

Selain itu, KONI juga menekankan pentingnya regenerasi atlet melalui kompetisi lokal dan pemantauan rutin di klub-klub olahraga di Kudus.

Langkah penting lainnya adalah seleksi di ajang Pra-Porprov yang dijadwalkan pada pertengahan tahun ini.

Seleksi ini menjadi gerbang awal untuk menentukan atlet yang benar-benar siap mewakili Kudus di ajang provinsi.

“Pra-Porprov adalah ujian awal. Kami akan menyeleksi secara ketat untuk memastikan hanya atlet terbaik yang terpilih,” tegas Sulistiyanto.

KONI Kudus berharap dengan persiapan matang dan pembinaan berbasis potensi, target medali emas di Porprov 2026 dapat tercapai.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, klub olahraga, dan masyarakat, menjadi kunci untuk membawa nama Kudus bersinar di kancah olahraga Jawa Tengah. (dik/him)

 

Editor : Abdul Rochim
#semarang #medali emas #porprov jateng #koni kudus #atlet