Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Ini Cara 650 Anak Usia Dini di Kudus Meningkatkan Kekuatan Fisik

Indah Susanti • Senin, 16 Desember 2024 | 16:14 WIB

 

PERKUAT FISIK: Anak-anak PAUD bersemangat menyelesaikan kegiatan PAUD Cerdas Bergerak di Supersoccer Arena Kudus kemarin. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)
PERKUAT FISIK: Anak-anak PAUD bersemangat menyelesaikan kegiatan PAUD Cerdas Bergerak di Supersoccer Arena Kudus kemarin. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

KUDUS, RadarPati.ID – Anak-anak dari lima Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kudus mengikuti puncak kegiatan PAUD Cerdas Bergerak Program Penguatan Stimulasi Fisik Motorik PAUD.

Ini diselenggarakan Bakti Pendidikan Djarum Foundation yang berlangsung di Supersoccer Arena Kudus kemarin (15/12) 2024.

Kegiatan PAUD Cerdas Bergerak diikuti 650 anak usia dini dari lima lembaga PAUD di Kudus selama tiga hari, sejak Jumat hingga Minggu, 13-15 Desember 2024.

Yakni, PAUD Terpadu Kalirejo, TK PG Rendeng, RA Nurul Haq, TK Cahaya Nur, dan TK Masehi.

Kegiatan PAUD Cerdas Bergerak ini menjadi salah satu upaya konkret dalam mendukung kebijakan nasional yang mendorong peningkatan aktivitas fisik anak di sekolah.

Program Penguatan Stimulasi Fisik Motorik ini bekerjasama dengan tim dosen dari Universitas Negeri Semarang dan Universitas Katolik Soegijapranata, dan telah melibatkan 45 guru dari KB/TK dan RA di Kudus.

Kabid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat pada Disdikpora Kudus, Arini Budi Utami mengapresiasi kegiatan PAUD Cerdas Bergerak yang digagas oleh Bakti Pendidikan Djarum Foundation.

“Kami bangga karena Kudus telah menjadi salah satu kabupaten pertama di Indonesia untuk menerapkan inovasi pembelajaran yang berfokus pada perkembangan fisik motorik anak. Program ini juga mendukung target Presiden Prabowo yang mengarahkan minimal satu jam aktivitas fisik per hari di sekolah,” ungkap Arini.

Ia menambahkan, sudah ada lima Lembaga PAUD telah berhasil meningkatkan durasi kegiatan fisik motorik dari dua menjadi empat jam per minggu.

Serta, telah mengintegrasikannya ke dalam rutinitas harian, seperti pembiasaan awal sebelum kelas, transisi antar kelas, dan kegiatan inti pembelajaran.

”Lima PAUD tersebut diantaranya RA Nurul Haq, TK PG Rendeng, TK Masehi, PAUD Kalirejo dan TK Cahaya Nur. Untuk kegiatan fisiknya, salah satunya color run, permainan elang dan anak ayam, estafet balok, bola beranting pantul berputar,” ungkapnya.

Salah satu PAUD yang mendapatkan program pelatihan, Kepala Sekolah RA Nurul Haq Solihati mengungkapkan, peningkatan jam aktivitas fisik ini memberikan beragam manfaat bagi anak.

Salah satunya adalah peningkatan kebugaran jasmani.

“Kami melihat anak-anak menjadi lebih sehat, bugar, dan semangat datang ke sekolah. Saat makan anak juga jadi lebih lahap. Selain itu kemampuan komunikasi, empati, dan bekerja sama dalam tim semakin terasah. Kami benar-benar merasakan perubahan yang baik pada diri anak,” ujar Solihati.

Deputy Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation Felicia Hanitio, menambahkan banyak riset telah menunjukkan pentingnya kegiatan fisik motorik yang konsisten sejak usia dini.

“Sayangnya, banyak PAUD masih terjebak dengan tekanan masyarakat untuk mengejar perkembangan kognitif seperti kemampuan baca, tulis, dan hitung, sementara aspek perkembangan lain kurang diperhatikan,” jelas Felicia. (san/him)

 

Editor : Abdul Rochim
#paud #Supersoccer Arena Kudus #anak usia dini #kudus