PATI, RADARPATI.ID - Sejumlah pemain dinilai layak kembali mengenakan seragam Laskar Saridin untuk mengarungi Liga 2 musim depan.
Khususnya beberapa pemain yang sebelumnya menjadi bagian Persipa Pati saat berjuang di Liga 3 tahun 2021 lalu.
Hal itu seperti yang diungkapkan Sekjen Resimen Patifosi Moh Yasir Al Imron.
Pihaknya secara khusus memberi masukan kepada manajemen agar mempertimbangkan sejumlah pemain yang dinilai tampil mengesankan di musim ini.
"Untuk pemain-pemain masukan dari suporter, manajemen jangan sampai melepas pemain yang dulu sama-sama berjuang ketika Persipa di Liga 3. Seperti Yudi Safrizal, Rifai Marsi, Fendy Ninggar, Sadly mereka punya karakter ngeyel di lapangan. Nama-nama pemain itu diantaranya yang perlu dipertimbangkan untuk dipertahankan," ungkap Yasir kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Untuk diketahui beberapa pemain tersebut selalu menjadi pilihan utama tim pelatih. Penampilannya juga cukup apik.
Seperti Fendy Ninggar misalnya, dalam tiga pertandingan krusial, pemain berusia 22 tahun itu selalu mencetak gol yang merubah hasil pertandingan.
Selain itu Rifai Marsi juga cukup apik bermain di lini tengah mengalirkan bola dalam membangun serangan.
Selain itu, tim juga perlu tambahan pemain-pemain dari luar yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan tim.
"Pemain dari luar kita pasrahkan manajemen, kita hanya mengawal dari sisi suporter. kita tidak bisa menekan berlebihan. Kita hanya mengawal dan monitoring pemain mana yang menjadi sasaran untuk memperkuat tim ini," papar Yasir.
Lebih lanjut pihaknya berharap ada evaluasi dan kesiapan yang benar-benar baik dari manajemen.
Agar kedepannya Persipa Pati bisa konsisten dan bersaing di Liga 2.
Sebelumnya CEO Persipa Pati Joni Kurnianto juga menilai beberapa pemain yang perlu dipertimbangkan adalah pemain muda.
Yang memiliki jiwa merasa memiliki Pati. Sehingga bisa tampil all out setiap pertandingan berlangsung.
"Namun untuk kerangka tim nanti dulu, kalau pemain yang dipertahankan mungkin yang punya karakter itu. Nanti biar diurus manajemen langsung," paparnya. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab