5 Fakta Niken Salindry, Sinden Muda yang Siap Tampil di Konser Pita Kita 2026

Abdul Rochim • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 15:24 WIB

PEMDES NGABLAK UNTUK RADAR KUDUS SINDEN HITS: Niken Salindry saat menjadi bintang tamu dalam pergelaran wayang kulit dalam rangka sedekah bumi Desa Ngablak, Cluwak, Pati, kemarin malam.

Ilustrasi sinden muda Niken Salindry.

MALANG, RADARPATI.JAWAPOS.COM – Nama Niken Salindry kembali menjadi perhatian setelah masuk dalam jajaran pengisi Konser Pita Kita 2026.

Sinden muda asal Kediri tersebut dijadwalkan tampil di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) pada 30 September mendatang.

Kehadiran Niken menjadi salah satu daya tarik konser yang mengusung tema “When Women Take the Stage”.

Ia akan berbagi panggung dengan Vierratale dan Naykilla yang berkolaborasi bersama RYO dan Yung Caters.

Baca Juga: Sedekah Bumi di Desa Ngablak Pati Undang Artis Ngetop Niken Salindri, Begini Daya Tariknya

Sebelum menyaksikan penampilannya, berikut lima fakta menarik tentang Niken Salindry.

1. Sudah Tampil Sejak Usia Dini

Niken Salindry lahir di Kediri pada 29 Juni 2008. Bakat seninya mulai terlihat sejak masih berusia dua tahun.

Dua tahun kemudian, ia sudah mendapat kesempatan untuk tampil di atas panggung.

Perjalanan tersebut menjadi awal dari kiprahnya di dunia seni hingga berkembang menjadi penyanyi dangdut dan pesinden yang dikenal luas.

Saat ini, Niken telah berusia 18 tahun dan tercatat sebagai siswi SMA Negeri 8 Kediri.

2. Berasal dari Keluarga Seniman

Kemampuan Niken dalam dunia seni tidak lepas dari lingkungan keluarganya.

Sang ayah, Ki Degleng Gondosupono, dikenal sebagai dalang wayang kulit di Kediri.

Baca Juga: MEMUKAU! Niken Salindry Meriahkan Menawan Mantu Tempo Dulu #4

Sementara itu, ibunya, Wiwin Arumita, juga merupakan seorang pesinden.

Dari kedua orang tuanya, Niken mendapat lingkungan yang dekat dengan kesenian tradisional sejak kecil.

Ia kemudian mengembangkan karakter vokalnya dengan memadukan teknik sinden dengan musik yang lebih modern.

3. Mengidolakan Soimah

Di balik kiprahnya sebagai pesinden muda, Niken ternyata mengidolakan Soimah.

Hubungan keduanya bahkan berkembang hingga saling mengenal. Dalam sebuah kesempatan, Soimah pernah memberikan perhiasan kepada Niken.

Pertemuan keduanya juga pernah difasilitasi Irfan Hakim melalui podcast deHakims.

Dalam kesempatan tersebut, Soimah memberikan apresiasi sekaligus masukan untuk perkembangan Niken sebagai pesinden.

4. Namanya Makin Dikenal Lewat ‘Mangku Purel’

Popularitas Niken semakin melejit setelah membawakan lagu “Mangku Purel” ciptaan Nur Bayan melalui TikTok.

Cengkok khas Niken membuat lagu tersebut memiliki warna berbeda.

Potongan suaranya kemudian banyak digunakan sebagai sound maupun musik latar berbagai konten hiburan di media sosial.

Dari sinilah namanya semakin dikenal oleh masyarakat luas, khususnya pengguna media sosial.

5. Sudah Merilis Puluhan Single

Meski masih muda, Niken telah memiliki puluhan single.

Produktivitas tersebut turut memperkuat posisinya sebagai salah satu penyanyi dangdut muda yang cukup dikenal di Indonesia.

Beberapa lagu yang dikenal dari Niken antara lain “Kidung Wahyu Kalaseba” dan “Lara Asmara”.

Kini, Niken bersiap membawa karakter vokalnya ke panggung Konser Pita Kita 2026 di Malang.

Kehadirannya sekaligus menunjukkan bagaimana seni tradisional seperti sinden dapat terus berkembang dan menjangkau penonton dari berbagai generasi.(*)

Editor : Abdul Rochim
Konser Pita Kita 2026 sinden muda Niken Salindry viral niken salindry penyanyi dangdut