CEK SEKARANG! Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Palsu

Zakarias Fariury • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 09:40 WIB
Beras Fortifikasi
Beras Fortifikasi

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, membeberkan 25 daftar merek beras yang dinyatakan Tidak Memenuhi Standar (TMS) fortifikasi.

Dari total 27 sampel merek yang diuji pemerintah, sekitar 90 persen di antaranya terbukti palsu atau tidak mengandung penambahan zat gizi mikro (vitamin dan mineral) sesuai klaim kemasan.

Baca Juga: Daftar Nama 25 Merek Beras Fortifikasi Palsu

Amran menegaskan bahwa beras fortifikasi sejatinya disubsidi pemerintah karena diproyeksikan bagi kelompok rentan seperti balita, ibu menyusui, serta upaya penanganan anak stunting. Kejahatan manipulasi klaim gizi ini dinilai sangat merugikan publik secara finansial dan kesehatan.

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar

Berikut 25 merek beras yang resmi ditarik dari pasaran dan dilarang beredar:

Idola Fortifikasi

Idola High Quality Whole Grain Rice

Idola Long Grain Rice

Ikan Mas Cupang

AAA Wijaya Kusuma

Cantik Manis

Penari Bangkok

Topi Koki Short Grain

Topi Koki Setra Royale

Topi Koki Long Grain Crystal

HOK-1 Gohan

Maknyuss Pulen Gizi

Anak Raja Fortifikasi

Anak Raja Nusantara

Top Anak Raja

PMS Induk Ayam

Sumo

Rasvit

FS Nutri Rice

Pelikan

Rice Rojolele

Super Kepala Beras Premium 111

111 Golden Number

Putri Koki

Well Farm Beras Diabet

Disparitas Harga dan Tindakan Hukum

Praktik pengelabuan ini dimanfaatkan pelaku usaha untuk mendulang keuntungan ilegal yang masif dari harga jual pasar:

Eksploitasi Harga: Produk yang seharusnya dijual seharga Rp13.000 per kilogram (kg) dibanderol hingga menyentuh Rp57.000/kg di tingkat konsumen.

Marjin Keuntungan Fiktif: Oknum produsen mengeruk keuntungan hingga Rp44.100/kg lewat klaim nutrisi palsu.

Pemerintah bergerak cepat dengan menginstruksikan penarikan produk secara menyeluruh di pasaran, peninjauan dan pencabutan izin edar, serta pelimpahan kasus ke Satgas Pangan untuk diproses secara pidana atas tuduhan penipuan. (*)

Editor : Zakarias Fariury
beras fortifikasi beras abal abal daftar beras fortifikasi mentan harga beras