RADARPATI.JAWAPOS.COM - Perombakan posisi Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara pada Senin (14/9/2026) mencatatkan babak baru dalam dinamika pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pelantikan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta tersebut secara resmi menjadi perombakan kabinet (reshuffle) keenam yang dilakoni Prabowo sejak mengumpan kemudi pemerintahan Kabinet Merah Putih.
Baca Juga: Purbaya Dicopot dari Menkeu Karena Ada Masalah Internal? Karena Ini!
Pelantikan Suahasil Nazara—yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan—sekaligus menyegel masa jabatan Purbaya Yudhi Sadewa yang genap berlangsung selama satu tahun sejak ditunjuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada September 2025.
Revisi Kronologis Enam Jilid Reshuffle Kabinet Merah Putih
Sejak masa awal pembentukan pemerintahan hingga pertengahan 2026, Presiden Prabowo tercatat telah melakukan enam kali rotasi dan penyegaran pejabat tinggi negara serta kementerian:
1. Reshuffle Jilid I (19 Februari 2025)
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi: Brian Yuliarto menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Pimpinan Lembaga Negara: Muhammad Yusuf Ateh dilantik sebagai Kepala BPKP (didampingi Agustina Arumsari sebagai Wakil), Amalia Adininggar Widyasanti sebagai Kepala BPS (didampingi Sonny Harry Budiutomo Harmadi sebagai Wakil), serta Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala BSSN.
Baca Juga: Alasan Sebenarnya Purbaya Dicopot dari Menkeu
2. Reshuffle Jilid II (8 September 2025)
Menteri Keuangan: Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding.
Menteri Koperasi: Ferry Juliantono menggantikan Budi Arie Setiadi.
Kementerian Haji dan Umrah: Mochamad Irfan Yusuf dilantik sebagai Menteri, didampingi Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri.
3. Reshuffle Jilid III (17 September 2025)
Menko Polkam: Djamari Chaniago menggantikan Budi Gunawan.
Menpora: Erick Thohir menggantikan Dito Ariotedjo.
Wakil Menteri: Afriansyah Noor (Wamenaker menggantikan Immanuel Ebenezer), Rohmat Marzuki (Wamenhut), dan Farida Faricha (Wamenkop menggantikan Ferry Juliantono).
Pimpinan Lembaga & Staf Khusus: Angga Raka Prabowo (Kepala Badan Komunikasi Pemerintah), Sarah Sadiqa (Kepala LKPP), Ahmad Dofiri (Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan/Reformasi Polri), serta Muhammad Qodari yang bergeser menjadi Kepala Staf Kepresidenan.
4. Reshuffle Jilid IV (8 Oktober 2025)
Jajaran Wakil Menteri: Benjamin Paulus Octavianus (Wamenkes) dan Akhmad Wiyagus (Wamendagri).
LPS & Pengaturan BUMN: Anggito Abimanyu dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS. Dony Oskaria ditunjuk memimpin Badan Pengaturan BUMN bersama Aminudin Maruf dan Teddy Barata sebagai Wakil Kepala.
Asisten Khusus Presiden: Dirgayuza Setiawan (Komunikasi dan Analisa Kebijakan) serta Agung Gumilar Saputra (Analisa Data Strategis).
5. Reshuffle Jilid V (27 April 2026)
Pelantikan Enam Pejabat Tinggi: Muhammad Jumhur Hidayat (Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH), Hanif Faisol Nurofiq (Wamenko Pangan), Dudung Abdurachman (Kepala Staf Kepresidenan), Muhammad Qodari (Kepala Badan Komunikasi Pemerintah), Hasan Nasbi (Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi), dan Abdul Kadir Karding (Kepala Badan Karantina Indonesia).
6. Reshuffle Jilid VI (14 September 2026)
Menteri Keuangan: Suahasil Nazara resmi dilantik menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Rangkaian perombakan berkala ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo dalam mengevaluasi kinerja jajaran menteri dan kepala lembaga demi memastikan efektivitas serta pencapaian target-target strategis nasional. (*)
Editor : Zakarias Fariury