Grup Djarum Resmi Ambil Alih Penuh Narasi, Nilai Transaksi Masih Dirahasiakan

Abdul Rochim • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 14:44 WIB
Najwa Shihab pemilik Narasi. (Instagram)
Najwa Shihab pemilik Narasi. (Instagram)

JAKARTA, RADARPATI.JAWAPOS.COM – Grup Djarum resmi mengambil alih kendali penuh PT Narasi Citra Sahwahita, perusahaan yang menaungi media digital Narasi.

Akuisisi tersebut dilakukan melalui PT Global Digital International (GDI), entitas investasi di bawah GDP Venture milik Grup Djarum.

Proses pengambilalihan telah mendapat persetujuan dari seluruh pemegang saham PT Narasi Citra Sahwahita.

Pergantian pengendali perusahaan juga telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum Republik Indonesia pada 2 September 2026.

Baca Juga: Beredar Ajakan Aksi Damai di Medsos Usai Keracunan MBG di Pati 

Direktur PT Narasi Media Sahwahita, Catharina Davy Sopamena, membenarkan proses tersebut.

"Pengambilalihan perseroan oleh PT Global Digital International telah memperoleh persetujuan dari seluruh pemegang saham perseroan," kata Catharina, dikutip dari Bloomberg Technoz, Kamis (10/9/2026).

Meski proses akuisisi telah mendapatkan persetujuan, manajemen belum mengungkapkan nilai transaksi maupun rincian terbaru mengenai struktur kepemilikan saham Narasi.

GDI, Lengan Investasi Digital Grup Djarum

PT Global Digital International merupakan bagian dari GDP Venture, perusahaan modal ventura yang berada di bawah Grup Djarum.

Investasi GDI di sektor digital bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, perusahaan tersebut juga menjadi salah satu kendaraan investasi Grup Djarum di berbagai perusahaan teknologi dan media digital nasional, termasuk Kumparan.

Narasi sendiri didirikan pada 2018 oleh tiga pendiri, yakni Dahlia Citra, Najwa Shihab, dan Catharina Davy. Media berbasis digital tersebut kemudian terdaftar dan diverifikasi Dewan Pers pada 29 November 2019.

Investasi Djarum di Narasi Berawal Sejak 2018

Hubungan Grup Djarum dengan Narasi telah terjalin sejak perusahaan tersebut berdiri. Pada 2018, Grup Djarum bersama Go-Ventures, yang merupakan lengan investasi Gojek, masuk sebagai investor awal dengan mengambil porsi saham minoritas.

Selanjutnya, pada 21 Oktober 2021, GDI memberikan pinjaman kepada Narasi untuk mendukung ekspansi bisnis perusahaan.

Langkah penting menuju pengambilalihan terjadi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 29 Desember 2025. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui konversi utang menjadi tambahan modal melalui kompensasi hak tagih.

Kewajiban penyetoran atas harga saham kemudian dialihkan menjadi 28 saham Seri D dengan nilai Rp28 juta sebagai setoran saham baru di Narasi.

Transaksi tersebut menjadi bagian dari proses bertahap yang memperbesar kepemilikan GDI hingga akhirnya Grup Djarum mengambil alih kendali penuh Narasi pada 2026. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
Grup Djarum Narasi Global Digital International GDP Venture akuisisi Narasi