GROBOGAN – Revitalisasi SD Negeri Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, langsung dimulai setelah sekolah tersebut didatangi tim yang mengaku berasal dari Staf Kepresidenan.
Hanya sehari setelah kunjungan, proses pembersihan dan persiapan perbaikan bangunan dilakukan pada Sabtu (25/7).
Sejumlah pekerja mulai membersihkan puing-puing bangunan, membongkar atap ruang guru yang roboh, serta menurunkan material bangunan sebagai tahap awal percepatan revitalisasi sekolah.
Baca Juga: Rumah Perajin Mebel di Grobogan Ludes Terbakar, Uang Tunai Rp 30 Juta Selamat dari Kobaran Api
Kepala SD Negeri Tanggirejo, Juwariyah, mengatakan rombongan yang mengaku berasal dari Staf Kepresidenan datang ke sekolah pada Jumat (24/7).
Dalam kunjungan tersebut, mereka menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian terhadap kondisi sekolah dan menginginkan proses perbaikan segera dilaksanakan.
"Ada sekitar tujuh orang yang datang. Mereka menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan bantuan langsung dan pengerjaannya dimulai hari ini juga," ujarnya.
Menurut Juwariyah, kabar tersebut menjadi angin segar bagi seluruh warga sekolah.
Selama ini kegiatan belajar mengajar terpaksa disiasati dengan memanfaatkan ruangan lain karena beberapa bangunan sudah tidak layak digunakan.
Pada hari pertama, proses pembersihan dilakukan oleh tiga pekerja.
Jumlah tenaga kerja direncanakan akan ditambah mulai Senin (27/7) agar proses konstruksi berjalan lebih cepat dan revitalisasi dapat selesai sesuai target.
Perbaikan tidak hanya difokuskan pada atap ruang guru yang roboh, tetapi juga mencakup berbagai fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan.
Bangunan yang akan direvitalisasi meliputi ruang kelas IV, V, dan VI, ruang guru, toilet, gedung perpustakaan, hingga sarana tempat ibadah yang sebelumnya belum selesai dibangun.
"Alhamdulillah sudah mulai dikerjakan. Harapannya bisa segera selesai agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman sesuai standar pendidikan di Indonesia," kata Juwariyah.
Ia mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah pusat.
Menurutnya, revitalisasi menyeluruh memang sangat dibutuhkan karena sebagian besar fasilitas sekolah mengalami kerusakan cukup parah.
"Banyak bagian yang rusak parah dan langsung diperbaiki. Saya sangat berterima kasih, baik melalui dana bantuan presiden maupun sumber lainnya, yang penting bisa segera diperbaiki sebaik-baiknya," imbuhnya.
SD Negeri Tanggirejo sebelumnya menjadi sorotan publik setelah dua bangunan sekolah dilaporkan roboh dan videonya viral di media sosial.
Kondisi tersebut semakin menyita perhatian setelah beredar foto para siswa yang mengikuti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan latar belakang bangunan sekolah yang rusak.
Unggahan itu memicu berbagai tanggapan dari masyarakat dan menjadi perhatian hingga tingkat nasional.
Kini, dengan dimulainya proses revitalisasi, warga sekolah berharap kegiatan belajar mengajar dapat segera berlangsung kembali dengan aman dan nyaman. (*/him)
Editor : Abdul Rochim