Kemensos Tegaskan BLT Kesra Rp 900 Ribu April 2026 Hoaks, Ini Fakta Sebenarnya

Abdul Rochim • Dipublikasikan Senin, 27 April 2026 | 01:09 WIB
Bansos PKH.
Bansos PKH.

RADAR PATI - Informasi mengenai pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sebesar Rp 900 ribu pada April 2026 ramai beredar di media sosial.

Namun, pemerintah menegaskan kabar tersebut tidak benar atau hoaks.

Saat ini, pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia masih fokus pada penyaluran bantuan sosial reguler yang telah dijadwalkan untuk triwulan II tahun 2026, bukan BLT Kesra tambahan seperti yang ramai dibicarakan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Instruksikan Isi 4.000 Tenaga Kesehatan di Daerah 3T, Rekrutmen CASN Kemenkes Berpeluang Dibuka Besar

Beberapa bantuan sosial yang sedang berjalan pada April 2026 antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) gelombang kedua yang mulai disalurkan sejak 10 April 2026 secara bertahap, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kuartal kedua, serta Program Indonesia Pintar (PIP) termin pertama untuk siswa SD hingga SMA.

Berdasarkan informasi resmi, BLT Kesra merupakan program tambahan yang penyalurannya berlangsung hingga akhir tahun 2025. Hingga saat ini belum ada kebijakan baru yang menetapkan kelanjutan program tersebut pada tahun anggaran 2026.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tautan atau link yang beredar terkait pencairan BLT Kesra. Dikutip dari situs resmi Kementerian 

Komunikasi dan Digital, informasi pencairan BLT Kesra Rp900 ribu dipastikan sebagai hoaks dan berpotensi menjadi modus penipuan online untuk mencuri data pribadi masyarakat.

Calon penerima bantuan sosial sendiri umumnya harus memenuhi syarat seperti warga negara Indonesia, terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi 

Nasional (DTSEN), masuk kategori desil 1 sampai 4, serta lolos proses verifikasi dan validasi data oleh Kemensos.

Masyarakat yang ingin mengecek status penerimaan bansos dapat melakukannya melalui situs resmi cek bansos Kemensos maupun aplikasi Cek Bansos dengan memasukkan NIK, data wilayah, dan informasi sesuai KTP.

Jika nama terdaftar, sistem akan menampilkan informasi jenis bantuan, status pencairan, dan periode penyaluran.

Namun jika tidak ditemukan, berarti yang bersangkutan belum masuk sebagai penerima manfaat.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar hanya mempercayai informasi dari sumber resmi dan tidak sembarangan mengklik tautan yang tidak jelas asal-usulnya. (*/him_)


Editor : Abdul Rochim
BLT Kesra 2026 bansos April 2026 kemensos cek bansos BLT Rp900 ribu