Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Rupiah Kembali Melemah terhadap Dolar AS, Sentuh Level Rp 17.294

Abdul Rochim • Jumat, 24 April 2026 | 13:27 WIB
Ilustrasi uang.
Ilustrasi uang.

JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (24/4) pagi.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 11.00 WIB, rupiah tercatat turun 0,05 persen ke posisi Rp 17.294 per dolar AS.

Sebelumnya, pada perdagangan Kamis (23/4), rupiah ditutup melemah lebih dalam sebesar 0,61 persen ke level Rp 17.286 per dolar AS.

Baca Juga:  Awal Konflik Emiten Jusuf Hamka Gugat Hary Tanoe di Pengadilan

Posisi tersebut menjadi salah satu penutupan terlemah sepanjang sejarah perdagangan rupiah.

Secara akumulatif sejak awal tahun, rupiah telah terdepresiasi sekitar 3,68 persen terhadap dolar AS, termasuk pelemahan yang terjadi pada awal perdagangan hari ini.

Meski demikian, rupiah justru menunjukkan penguatan terhadap sejumlah mata uang utama lainnya.

Terhadap euro, rupiah naik 0,19 persen menjadi Rp 20.195,73, setelah sehari sebelumnya berada di level Rp 20.233,37.

Rupiah juga menguat terhadap ringgit Malaysia sebesar 0,10 persen ke posisi Rp 4.355,35, dibandingkan perdagangan Kamis yang berada di angka Rp4.359,52.

Namun secara year to date, rupiah masih tercatat melemah 3,22 persen terhadap euro dan turun 6,01 persen terhadap ringgit Malaysia.

Di kawasan Asia, beberapa mata uang negara berkembang juga mengalami tekanan terhadap dolar AS.

Peso Filipina menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 0,43 persen, disusul rupee India sebesar 0,17 persen dan won Korea Selatan sebesar 0,15 persen.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar terhadap sejumlah mata uang utama dunia, kembali menguat 0,10 persen ke level 98,87.

Dalam tiga hari terakhir, indeks tersebut terus menunjukkan tren kenaikan setelah sebelumnya menyentuh level terendah dalam sebulan terakhir. (*)

Editor : Abdul Rochim
#nilai tukar rupiah #dolar AS #rupiah melemah #rupiah menguat #ringgit malaysia