Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek Kereta Api Lewat Orang Kepercayaan

Abdul Rochim • Kamis, 23 April 2026 | 13:18 WIB
Juru Bicara KPK RI Budi Prasetyo.
Juru Bicara KPK RI Budi Prasetyo.

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi menduga Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menerima uang dari proyek pengadaan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui orang kepercayaannya.

Dugaan tersebut muncul saat Sudewo masih menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Perhubungan.

Untuk mendalami perkara ini, penyidik KPK telah memeriksa sejumlah saksi.

Baca Juga: Dasar KPK yang Memeriksa Sudewo dalam Dugaan Suap Pengadaan Jalur Kereta Api

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan difokuskan pada dugaan intervensi hingga pengaturan lelang proyek.

“Penyidik mendalami dugaan intervensi, pengaturan lelang, hingga pemberian fee proyek untuk SDW melalui orang kepercayaannya,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/4/2026).

Tiga saksi yang diperiksa yakni Dimas Hadi Putra, Sugiri Heru Sangoko, dan Reza Maulana Maghribi yang juga telah berstatus tersangka.

Selain menelusuri aliran uang, penyidik juga mendalami dugaan intervensi dalam proses lelang proyek kereta api di wilayah Jawa Timur.

KPK menegaskan pemeriksaan akan terus dikembangkan untuk menguatkan keterangan para saksi serta mengungkap pihak lain yang terlibat.

Baca Juga: KPK Periksa Saksi Swasta di Polres Mojokerto, Dalami Kasus Pemerasan Sudewo

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka, di antaranya mantan Direktur Prasarana Perkeretaapian DJKA Harno Trimadi, Sudewo, serta Reza Maulana Maghribi.

Selain itu, KPK juga menangani kasus serupa di wilayah lain, termasuk proyek jalur kereta api di Medan dengan menetapkan tersangka baru.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman berat. (*/him)



Editor : Abdul Rochim
#proyek kereta api #korupsi DJKA #fee proyek #sudewo #kpk