Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Wamenkes RI Benjamin Paulus Kunjungan ke Pati Percepat Penanganan TBC

Abdul Rochim • Selasa, 21 April 2026 | 19:18 WIB
Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus, di Balai Desa Kutoharjo, Pati, Selasa (21/4).
Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus, di Balai Desa Kutoharjo, Pati, Selasa (21/4).

PATI — Pemerintah Kabupaten Pati bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggenjot upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) melalui layanan cek kesehatan gratis di 120 titik. Program ini digulirkan menyusul temuan 2.658 kasus sepanjang tahun lalu.

Langkah tersebut ditegaskan dalam kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, di Balai Desa Kutoharjo, Selasa (21/4). 

Pemerintah menargetkan percepatan deteksi dan pengobatan guna menekan risiko penularan, terutama di lingkungan keluarga pasien.

Baca Juga: KPK Periksa Saksi Swasta di Polres Mojokerto, Dalami Kasus Pemerasan Sudewo

Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan intervensi pusat di daerah dengan beban kasus tinggi, sekaligus merespons peringatan World Health Organization (WHO) yang menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah kasus TBC terbanyak kedua di dunia.

Wamenkes menyampaikan, hingga akhir tahun diharapkan seluruh titik layanan dapat menjangkau masyarakat yang terpapar untuk segera diperiksa dan ditangani.

Dalam implementasinya, pemerintah menyediakan pemeriksaan gratis, termasuk rontgen bagi keluarga pasien sebagai upaya deteksi dini.

Warga yang belum terinfeksi akan mendapat terapi pencegahan, sedangkan pasien yang terkonfirmasi langsung menjalani pengobatan agar tidak menularkan penyakit lebih luas.

Selain penanganan medis, perhatian juga diarahkan pada faktor lingkungan.

Pemerintah mulai mendata rumah tidak layak huni yang berpotensi mempercepat penyebaran TBC, khususnya hunian dengan ventilasi buruk. Saat ini, sedikitnya 34 rumah telah diusulkan untuk direnovasi.

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menambahkan bahwa pemda akan segera memutakhirkan data pasien guna memastikan seluruh kasus tertangani secara akurat dan cepat.

Ia menyebut, data 2.658 kasus tahun lalu akan diverifikasi ulang, termasuk kemungkinan adanya tambahan kasus baru tahun ini. Proses finalisasi ditargetkan rampung dalam waktu 10 hari.

Pendataan juga akan diperluas hingga ke anggota keluarga pasien sebagai langkah antisipasi untuk memutus rantai penularan di tingkat rumah tangga.

Usai agenda di Kutoharjo, rombongan Wamenkes melanjutkan kunjungan ke Desa Tlogomojo, Kecamatan Batangan, dengan agenda penyerahan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni bagi penderita TBC sebagai bagian dari penanganan terpadu. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
#Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus #who #Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra #tbc