Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Perlebar Jalan Setapak, Pemkab Kudus Bangun Jalan Baru Rahtawu-Soco

Abdul Rochim • Sabtu, 6 Desember 2025 | 02:46 WIB

 

Bupati Kudus Sam
Bupati Kudus Sam

KUDUS - Bupati Kudus bersama jajaran Forkopimda meninjau progres pembukaan akses jalan Rahtawu-Soco pada Jumat (5/12).

Proyek melalui program Karya Bakti TNI ini menjadi tahap awal membuka jalur alternatif antardesa sekaligus meningkatkan mobilitas ekonomi warga lereng Muria.

Pantauan lokasi, sebagian jalan setapak sudah mulai diperlebar.

Saat ini masih dikerjakan dengan satu ekskavator.

Sejumlah petani kebun juga masih beraktivitas dengan berjalan kaki membawa peralatan mereka melintasi jalan tersebut.

Pengecekan lapangan dilakukan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Hermawan Setya Budi, jajaran TNI-Polri, serta perangkat daerah terkait.

Mereka melihat langsung pengerjaan jalan baru yang sebelumnya hanya berupa jalan setapak, kini mulai dibuka dengan lebar 4-5 meter.

Bupati Sam’ani menjelaskan bahwa pembukaan jalan ini dikerjakan secara bertahap dengan panjang awal 425 meter.

Pemerintah Kabupaten Kudus menganggarkan Rp 500 juta untuk tahap pertama, bekerja sama dengan TNI dan didukung Polri serta masyarakat.

”Rencana kita bertahap hingga kurang lebih 11 kilometer nantinya, menghubungkan Desa Rahtawu Kecamatan Gebog dengan Desa Soco Kecamatan Dawe,” ujarnya.

Selain meningkatkan akses antardesa, jalur baru ini diproyeksikan menjadi rute evakuasi bila jalur utama Rahtawu terjadi longsor.

Sam’ani menegaskan bahwa pembukaan jalur juga ditujukan untuk memperkuat aktivitas ekonomi warga.

”Di sini ada kebun kopi, jagung, dan potensi wisata. Jalan ini akan menjadi akses ekonomi baru bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kodim 0722/Kudus, Polsek Gebog, Camat Gebog, Pj Kades Rahtawu, serta warga dan Perhutani yang telah merelakan sebagian lahannya.

Meski anggaran 2026 berkurang, pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan pembukaan jalur.

”Mungkin dua tahun lagi bisa tembus. Kita lakukan sedikit demi sedikit. Untuk awal, jalannya masih berupa tanah,” tambahnya.

Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Hermawan Setya Budi menegaskan bahwa karya bakti ini ditujukan sepenuhnya untuk masyarakat.

Ia menyebut jalur tersebut berfungsi sebagai alternatif evakuasi, jalur logistik, hingga akses pendidikan bagi pelajar jika nanti tersambung penuh.

”Kami berterima kasih kepada pak bupati atas izin dan dukungannya sehingga program ini bisa berjalan. Kami pastikan pembukaan tidak merusak kebun atau mengganggu hak warga,” jelasnya.

Menurut Hermawan, pengerjaan dilakukan bersama warga dan seluruh stakeholder, dengan target tahap pertama rampung sebelum akhir Desember.

”Ini bertahap seperti yang disampaikan pak bupati. Kita komitmen, dua tahun ke depan semoga bisa selesai,” tandasnya.

Dukungan warga turut mengalir, salah satunya dari Sri Wahyuningsih, warga Rahtawu. Ia mengaku sangat terbantu dengan pembukaan jalur tersebut.

”Alhamdulillah senang, jadi lebih cepat kalau mau ke Kecamatan Dawe, tidak perlu muter. Harapannya nanti bisa diaspal kalau sudah tersambung. Saya jual hasil kebun kopi, jadi nanti distribusinya bisa lebih jauh dan cepat,” ungkapnya. (dik/him)

Editor : Abdul Rochim
#rahtawu #kudus #jalan tembus #bupati kudus #soco