Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Annual Meeting Asosiasi Filsafat: Ilmu Filsafat Tak Cukup Teoritis juga Harus Mampu Pecahkan Masalah Kontemporer

Abdul Rochim • Sabtu, 29 November 2025 | 04:17 WIB
Asosiasi Aqidah dan Filsafat Islam (ASAFI) menyelenggarakan Annual Meeting dan International Conference Critical Discourse on Islamic Philosophy di STAI Sadra Jakarta, pada 27 hingga 28 November 2025.
Asosiasi Aqidah dan Filsafat Islam (ASAFI) menyelenggarakan Annual Meeting dan International Conference Critical Discourse on Islamic Philosophy di STAI Sadra Jakarta, pada 27 hingga 28 November 2025.

JAKARTA – Asosiasi Aqidah dan Filsafat Islam (ASAFI) mengadakan Annual Meeting dan International Conference bertema Critical Discourse on Islamic Philosophy di STFI Sadra Jakarta, berlangsung pada 27–29 November 2025.

Kegiatan ini menjadi ajang berkumpulnya seluruh Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Ketua Panitia Pelaksana DR. Irzum Fariha menyampaikan bahwa pertemuan tahunan ini tidak hanya menjadi forum konsolidasi, tetapi juga bagian dari langkah memperkuat jejaring akademik serta mendorong internasionalisasi Prodi AFI di Indonesia.

Ketua Asosiasi Aqidah dan Filsafat Islam Prof. Dr. Kholid Al Walid menegaskan perkembangan bangsa selalu ditopang oleh fondasi pemikiran yang kuat.

Ia menilai tradisi keilmuan filsafat memiliki peran penting dalam melahirkan pemikir yang mampu menawarkan gagasan strategis bagi kemajuan bangsa.

Tantangan bagi para pengajar filsafat saat ini adalah menghadirkan pemikiran yang relevan untuk menjawab persoalan-persoalan bangsa.

Pembina ASAFI Prof. Dr. Amtsal Bakhtiar menambahkan Aqidah dan Filsafat Islam tidak cukup dipahami sebagai disiplin teoritis.

Ilmu ini seharusnya membentuk cara berpikir, kepekaan moral, serta kemampuan bertindak dalam menghadapi dinamika zaman.

Dari Kudus, Kaprodi AFI IAIN Kudus, Moh. Muhtador, menilai forum ASAFI sebagai ruang strategis untuk memperkuat kerja sama kelembagaan antarsesama Prodi AFI di tingkat nasional.

Ia menekankan bahwa kolaborasi yang diperluas akan mendorong peningkatan kualitas akademik, pengembangan kurikulum, dan pembukaan peluang bagi mahasiswa.

Pertemuan tiga hari ini diharapkan menghasilkan arah pengembangan keilmuan AFI yang lebih terarah.

Termasuk merumuskan kerja sama baru untuk menjawab tantangan pendidikan Islam di era global.

Kegiatan ASAFI tahun ini dihadiri oleh 35 Prodi AFI dari berbagai kampus di Indonesia, termasuk delegasi dari UIN Sunan Kudus yang hadir bersama pimpinan fakultas dan pengelola prodi.

Diantara yang hadir delegasi dari UIN Sunan Kudus adalah Dekan Fakultas Ushuluddin Prof. Dr. H. Ahmad Attabik, didampingi Wakil Dekan II Dr. Irzum Farihah, Kaprodi AFI Moh. Muhtador serta Sekretaris Prodi Ni’matus Sholihah. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
#aqidah #kudus #jakarta #Filsafat