JAKARTA – Jepang menegaskan komitmen kuatnya untuk mendukung seluruh program prioritas pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dalam pertemuan bersama Menteri Luar Negeri RI Sugiono di Tokyo, Selasa.
Dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri RI, PM Takaichi menyebut bahwa visi pemerintahannya memiliki garis selaras dengan agenda Presiden Prabowo, khususnya terkait peningkatan kesejahteraan rakyat dan penguatan ketahanan ekonomi nasional.
Dukungan Maritim Jadi Sorotan Utama
Takaichi memberi perhatian besar pada kerja sama maritim Jepang–Indonesia.
Menurutnya, kolaborasi kedua negara tidak hanya berdampak positif bagi masyarakat, tetapi juga penting bagi stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik.
Ia juga menegaskan keyakinannya bahwa pelaksanaan pertemuan tingkat tinggi “2+2” antara Menlu dan Menhan kedua negara akan semakin memperdalam hubungan strategis di bidang pertahanan dan keamanan.
Teknologi Pertanian Jepang untuk Ketahanan Pangan Indonesia
Di sektor ketahanan pangan, Jepang menawarkan teknologi dan produksi pertanian mutakhir untuk membantu Indonesia meningkatkan produktivitas serta mendorong industrialisasi sektor pertanian di era pemerintahan Prabowo.
Pertemuan Tingkat Tinggi 2+2 Bahas Keamanan Global
Kunjungan Menlu Sugiono dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin ke Jepang juga diisi dengan Pertemuan Menlu-Menhan “2+2” Indonesia–Jepang ke-3 pada Senin (17/11).
Mereka bertemu Menlu Jepang Toshimitsu Motegi serta Menhan Shinjiro Koizumi.
Pertemuan membahas perkembangan kondisi keamanan global dan rencana peningkatan kerja sama strategis di bidang pertahanan, termasuk penguatan tatanan internasional yang bebas, terbuka, dan berlandaskan hukum internasional.
Kolaborasi Maritim Baru dan Dukungan untuk Gaza
Kedua negara sepakat menjajaki bentuk kerja sama baru di sektor keamanan maritim melalui pendekatan diplomasi dan pertahanan.
Selain itu, Indonesia dan Jepang juga sepakat memperkuat kolaborasi untuk membantu pemulihan Jalur Gaza melalui mekanisme CEAPAD—forum yang diinisiasi Jepang untuk mendukung pembangunan Palestina. (*)
Editor : Alfian Dani