PATI – Bupati Pati **Sudewo** bersama Wakil Bupati **Risma Ardhi Chandra** menghadiri **sarasehan bersama Kelompok Tani Hutan Sosial** di **Dukuh Ngarengan, Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti**, pada Minggu (5/10).
Kegiatan tersebut diikuti oleh para **petani hutan dari Kecamatan Dukuhseti dan Kecamatan Gunungwungkal**.
Mereka adalah petani yang tergabung dalam program **Perhutanan Sosial**.
Acara ini menjadi ajang dialog langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat hutan terkait berbagai persoalan di lapangan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sudewo menyampaikan bahwa terdapat sejumlah **permasalahan utama** yang menjadi perhatian pemerintah daerah, di antaranya **akses listrik** dan **ketersediaan air**.
“Masalah pertama adalah jaringan listrik yang nanti akan dibantu oleh PLN pusat untuk bisa ditangani dan direalisasikan. Yang kedua adalah soal ketersediaan air, baik melalui embung maupun sumur dalam, nanti akan kami upayakan,” ujar Sudewo.
Selain membahas infrastruktur dasar, Bupati juga menyoroti pentingnya **diversifikasi tanaman** bagi kelompok tani hutan sosial agar hasil pertanian lebih produktif dan berdaya saing.
“Kami sedang mencoba sosialisasi dan uji coba beberapa jenis tanaman alternatif, seperti **tembakau, jagung, dan ketela**. Nantinya akan kami lihat mana yang paling menguntungkan bagi petani,” jelasnya.
Sudewo menegaskan, upaya diversifikasi tersebut merupakan bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan petani sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem hutan.
Lebih lanjut, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat proses penerbitan **Surat Keputusan (SK) Tani Hutan Sosial** oleh **Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)**.
“Masalah SK Tani Hutan Sosial supaya segera diterbitkan oleh Menteri Kehutanan, akan kami fasilitasi agar bisa segera terealisasi,” tegasnya.
Kegiatan sarasehan ini juga menjadi momentum bagi Pemkab Pati untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.
Dalam mendukung **pengelolaan hutan berbasis masyarakat**, sekaligus memastikan keberlanjutan ekonomi petani di wilayah pegunungan Pati bagian utara. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab