JAKARTA - Isu pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo semakin menguat menjelang akhir masa jabatannya.
Publik dan pengamat menyoroti siapa sosok yang akan dipilih Presiden sebagai pucuk pimpinan Polri berikutnya.
Tidak hanya faktor senioritas dan karier, tetapi juga integritas, keberanian, serta visi reformasi kepolisian menjadi kunci dalam penentuan nama Kapolri baru.
Lembaga kajian keamanan, IndoPolice Watch (IPW), menyebut bahwa pergantian Kapolri kali ini akan sangat strategis.
Selain menjaga stabilitas nasional menjelang Pemilu 2029, Kapolri baru dituntut mampu memperkuat reformasi internal agar Polri kembali mendapatkan kepercayaan publik.
Nama-Nama Kandidat Terkuat
Berdasarkan hasil penelusuran dan liputan sejumlah media nasional, berikut lima nama jenderal bintang tiga yang paling sering disebut dalam bursa calon Kapolri:
1. Komjen Dedi Prasetyo – Wakapolri
- Rekam jejak: eks Kadiv Humas Polri, Kapolda Kalimantan Tengah.
- Kelebihan: pengalaman panjang di bidang reserse dan manajerial tingkat tinggi.
- Catatan: dinilai dekat dengan Presiden, peluang besar sebagai suksesor.
2. Komjen Suyudi Ario Seto – Kepala BNN
- Rekam jejak: lama di bidang reserse, karier cemerlang di Polda Metro Jaya.
- Kelebihan: spesialisasi penanganan narkotika, punya citra tegas.
- Catatan: dianggap cocok menjawab masalah narkoba yang makin kompleks.
3. Komjen Marthinus Hukom – eks Kepala BNN
- Rekam jejak: pernah pimpin Densus 88, fokus kontra-terorisme.
- Kelebihan: punya reputasi internasional, wakili figur reformasi dari timur Indonesia.
- Catatan: dikenal keras dan berani, namun perlu dukungan politik yang kuat.
4. Komjen Wahyu Widada – Irwasum Polri
- Rekam jejak: pengalaman di bidang pengawasan internal.
- Kelebihan: sosok dengan reputasi bersih, dipercaya bisa memperkuat akuntabilitas.
- Catatan: lebih dikenal di kalangan internal ketimbang publik luas.
5. Komjen Karyoto – Kabaharkam Polri
- Rekam jejak: lama bertugas di bidang keamanan dan operasi kepolisian.
- Kelebihan: punya pengalaman lapangan yang solid, dekat dengan isu kamtibmas.
- Catatan: peluang tetap terbuka bila Presiden ingin figur dengan orientasi operasional.
Suara Pakar dan Publik
- Pakar Politik Universitas Indonesia, Prof. Hermawan Sulistyo, menilai bahwa Presiden cenderung memilih figur yang aman secara politik sekaligus memiliki rekam jejak profesional.
- IndoPolice Watch menekankan, figur Kapolri baru harus berani melawan intervensi politik dan mengembalikan netralitas Polri di tahun-tahun krusial.
- Dari sisi publik, survei cepat yang dilakukan LSI Denny JA menunjukkan mayoritas responden (68%) menginginkan Kapolri baru yang tegas terhadap korupsi & narkoba serta mendekatkan polisi dengan masyarakat.
Tantangan Kapolri Baru
- Menjaga Netralitas Jelang Pemilu 2029 – sorotan utama masyarakat agar Polri tidak jadi alat politik.
- Reformasi Internal Polri – kasus etik, pungli, dan pelanggaran anggota harus ditekan dengan disiplin ketat.
- Penanganan Kejahatan Transnasional – narkoba, siber, hingga terorisme yang makin kompleks.
- Restorasi Kepercayaan Publik – lewat pelayanan prima, transparansi, dan pendekatan humanis.
5 Kandidat Kuat Kapolri 2025
- Dedi Prasetyo (Wakapolri) – spesialis reserse.
- Suyudi Ario Seto (Kepala BNN) – fokus pemberantasan narkoba.
- Marthinus Hukom (eks Kepala BNN) – kontra-terorisme, figur reformasi.
- Wahyu Widada (Irwasum Polri) – pengawasan internal.
- Karyoto (Kabaharkam) – spesialis kamtibmas & keamanan nasional.