Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Satlantas Grobogan Tindak 1.912 Pelanggar, Ini Tipe Pelanggaran Paling Banyak

Abdul Rochim • Selasa, 29 Juli 2025 | 02:35 WIB

 

DITILANG: Satlantas Polres Grobogan saat menindak sejumlah pelanggar saat Ops Patuh Candi 2025.
DITILANG: Satlantas Polres Grobogan saat menindak sejumlah pelanggar saat Ops Patuh Candi 2025.

GROBOGAN - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Grobogan menindak sebanyak 1.912 pelanggar selama pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025.

Operasi ini berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 14 hingga 27 Juli 2025.

Operasi ini menyasar berbagai pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan data Satlantas, pelanggaran terbanyak meliputi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm serta pengendara di bawah umur.

Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP M. Bimo Seno, menyampaikan hasil operasi ini menunjukkan masih tingginya pelanggaran kasat mata yang mengancam keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

"Selama 14 hari Operasi Patuh Candi, kami menjaring 1.912 pelanggaran.

Mayoritas adalah pengendara motor tanpa helm dan anak-anak di bawah umur yang seharusnya belum memenuhi syarat berkendara," jelas AKP Bimo Seno.

Operasi yang digelar serentak di wilayah Polda Jawa Tengah ini tidak hanya mengedepankan penindakan.

Namun juga edukasi kepada masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya keselamatan dan tertib lalu lintas.

Selain melakukan penindakan, Satlantas juga mengedepankan pendekatan persuasif, terutama kepada pelajar dan remaja.

Edukasi dilakukan melalui imbauan langsung, serta kunjungan ke sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi pentingnya keselamatan berkendara dan usia minimal pengemudi kendaraan bermotor.

"Kami banyak temukan anak-anak yang mengendarai motor ke sekolah tanpa izin dan tanpa perlengkapan. Ini sangat membahayakan, baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain," lanjut AKP Bimo.

AKP Bimo juga menekankan peran orang tua sangat penting dalam mencegah anak-anak mengendarai kendaraan sebelum waktunya.

Ia mengajak seluruh warga Grobogan untuk bersama-sama mewujudkan lalu lintas yang aman dan tertib.

"Kami minta kerja sama orang tua agar tidak membiarkan anak-anak di bawah umur membawa kendaraan. Perlu kesadaran bersama demi menekan angka kecelakaan," tutupnya. (int/him)

Editor : Abdul Rochim
#grobogan #operasi patuh candi #polres grobogan