JAKARTA - Bupati Pati, Sudewo, yang baru saja terpilih sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), menghadiri kegiatan Sosialisasi National Urban Development Project (NUDP) yang digelar di Ruang Rapat Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, pada Jumat (4/7).
Acara tersebut menjadi ajang diskusi kolaboratif yang mempertemukan pejabat tinggi kementerian, kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, perwakilan World Bank, serta pengurus APKASI dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).
Tujuan utamanya adalah memperkuat sinergi antarwilayah dalam pembangunan perkotaan dan pedesaan yang berkelanjutan.
Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menjamin efektivitas pelaksanaan program di daerah.
“Kolaborasi seperti ini penting agar pembangunan dapat berjalan secara terencana, terpadu, dan memberikan hasil yang nyata,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, Sudewo menyoroti perlunya percepatan implementasi NUDP, mengingat tantangan urbanisasi yang semakin kompleks, seperti kemiskinan, pengangguran, hingga persoalan permukiman kumuh.
Ia menekankan bahwa pendekatan sektoral tidak lagi cukup, dan perlu adanya integrasi antara pembangunan di perkotaan dan pedesaan.
“Kami di daerah sangat mendukung program ini, terlebih bila selaras dengan prioritas nasional seperti makan bergizi gratis, koperasi merah putih, dan pembangunan tiga juta rumah. Program-program tersebut dapat membantu mengatasi permasalahan mendasar di desa dan mendorong pertumbuhan ekonomi, yang saat ini masih sekitar 4,87 persen,” jelas Sudewo.
Sudewo berharap, pemerintah pusat segera merealisasikan berbagai program prioritas tersebut, agar pelaksanaan NUDP dapat optimal dan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat, terutama di tingkat daerah. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab