KUDUS, Radar Kudus - Konser Drumband 2025 yang digelar di GOR Bung Karno Kudus pada Minggu (20/4) berlangsung meriah dan penuh semangat.
Acara ini diikuti 102 grup drumband dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK/RA, SD/MI, SMP hingga SMA.
Namun, yang paling menyita perhatian adalah penampilan satu-satunya grup dari Sekolah Luar Biasa (SLB), yakni SLB Negeri Purwosari Kudus.
SLB N Purwosari Kudus menjadi satu-satunya sekolah luar biasa yang berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini.
Grup drumband yang terdiri dari 37 peserta didik dengan berbagai kebutuhan khusus, meliputi tunanetra, tuli, dan grahita, menampilkan tiga lagu penuh semangat dan makna, yaitu Suwe Ora Jamu, medley Maju Tak Gentar dan Garuda Pancasila, serta lagu Ibu Kita Kartini.
Penampilan mereka tidak hanya memukau penonton tetapi juga dewan juri.
Hasilnya, SLB N Purwosari Kudus berhasil meraih Juara 1 untuk jenjang SMA serta menyabet Piala Juara Favorit, sebuah pencapaian yang membanggakan dan menginspirasi.
Grup drumband SLB N Purwosari Kudus dibina oleh Bapak Muthofi’in, yang akrab disapa Bagong, dengan penanggung jawab ekstrakurikuler drumband adalah Bapak Panji.
Di bawah bimbingan mereka, para siswa tidak hanya belajar musik, tetapi juga disiplin, kerja sama, dan kepercayaan diri.
"Ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga wadah inklusi dan penghargaan terhadap semangat anak-anak luar biasa.
Mereka membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya," ujar Bapak Panji usai pengumuman pemenang.
Konser Drumband 2025 ini menjadi bukti bahwa seni bisa menjadi jembatan yang menghubungkan semangat, kemampuan, dan apresiasi tanpa batas.
Partisipasi SLB N Purwosari Kudus memberi warna tersendiri dan menjadi inspirasi bagi semua peserta dan penonton yang hadir. (him)
Editor : Abdul Rochim