Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Catat! Harga Tiket Pesawat Diskon 14 Persen untuk Mudik Lebaran

Zakarias Fariury • Senin, 3 Maret 2025 | 20:16 WIB
Ilustrasi Pesawat
Ilustrasi Pesawat

JAKARTA, RADARPATI.ID - Kabar gembira bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik Lebaran 2025 menggunakan pesawat terbang.

Pemerintah memastikan harga tiket pesawat kelas ekonomi domestik akan mengalami penurunan signifikan, mencapai 14 persen, selama periode mudik Lebaran tahun ini.

Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Maret 2025. Diskon tiket pesawat tersebut diberikan dalam periode khusus, yakni mulai 1 Maret hingga 7 April 2025.

Namun, diskon hanya dapat dinikmati oleh penumpang yang melakukan penerbangan pada 24 Maret hingga 7 April 2025, yang merupakan puncak arus mudik Lebaran.

PPN Ditanggung Pemerintah untuk Tekan Harga Tiket

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa kebijakan ini didukung dengan subsidi pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 6 persen yang akan ditanggung pemerintah.

Langkah ini bertujuan untuk meringankan beban biaya perjalanan masyarakat di tengah tingginya permintaan tiket pesawat pada musim mudik.

“Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 18 Tahun 2025 yang mengatur PPN ditanggung pemerintah sebagian untuk tiket pesawat kelas ekonomi dalam penerbangan domestik. Ini merupakan bentuk dukungan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik atau bepergian ke berbagai daerah,” ujar Sri Mulyani dalam keterangannya yang dikutip dari Antara, Sabtu (1/3/2025).

Koordinasi Pemerintah untuk Stabilitas Harga Tiket

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa insentif ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk menekan harga tiket pesawat ekonomi domestik selama periode Lebaran 2025.

“Kami berharap dengan kebijakan ini, harga tiket pesawat ekonomi domestik bisa turun hingga 13-14 persen selama kurang lebih dua minggu periode mudik Lebaran 2025. Ini merupakan hasil koordinasi antara Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya,” jelas AHY.

Faktor Pendukung Penurunan Harga Tiket

Menurut AHY, selain insentif PPN, pemerintah juga telah melakukan berbagai langkah strategis untuk menurunkan harga tiket pesawat.

Salah satu langkah utama adalah pengurangan harga avtur di 37 bandara di seluruh Indonesia serta pengurangan fuel surcharge.

Kedua faktor ini sangat berpengaruh terhadap penurunan harga tiket pesawat secara keseluruhan.

“Selain PPN yang ditanggung pemerintah, kami juga berhasil menurunkan harga avtur di 37 bandara utama di Indonesia serta melakukan penyesuaian fuel surcharge. Dengan kombinasi kebijakan ini, kami optimistis harga tiket pesawat bisa lebih terjangkau bagi masyarakat,” tambah AHY.

Meringankan Beban Pemudik

Dengan adanya kebijakan ini, masyarakat diharapkan bisa lebih mudah merencanakan perjalanan mudik mereka tanpa terbebani oleh harga tiket yang tinggi.

Pemerintah terus berupaya menciptakan kelancaran arus mudik Lebaran 2025 agar masyarakat dapat merayakan hari raya Idulfitri di kampung halaman masing-masing dengan lebih nyaman dan terjangkau.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket lebih awal agar bisa mendapatkan harga terbaik selama periode diskon berlangsung.

Dengan langkah ini, diharapkan arus mudik dapat berjalan lebih tertib dan lancar.

Editor : Abdul Rochim
#mudik #ramadhan #diskon #tiket #pesawat #lebaran